TAKALAR, BKM–Pasangan petahana Burhanuddin Baharuddin-HM Natsir Ibrahim kembali mendapat tambahan dukungan partai politik jelang pemilihan bupati (Pilbup) 15 Februari 2017 mendatang. Kali ini dukungan datang dari Partai Gerindra sebagai pengusung Bur-Nojeng.
Dukungan partai yang didirikan Prabowo Subianto ke Bur-Nojeng salah satu alasannya karena tingkat popularitas dan elektabilitasnya yang sangat tinggi. “Keputusan DPP telah keluar, Gerindra mendukung sepenuhnya H Burhanuddin Baharuddin dengan berbagai pertimbangan. Kami tinggal menunggu rekomendasi untuk diserahkan pada beliau (Bur-Nojeng),”kata Indar Jaya, Ketua DPC Gerindra Takalar, Selasa (30/8).
Indar yang tergabung dalam komisi III DPRD Takalar menambahkan bahwa dari sekian banyak bakal calon bupati yang mendaftar ditim desk Pilkada Gerindra, petahana dinilai oleh Gerindra sebagai calon bupati yang paling berpeluang memenangkan Pilbup mendatang, “Selain itu H Bur juga berkomitmen membesarkan partai para pendukung, sehingga mesin Partai Gerindra akan memaksimalkan semua potensi untuk memenangkan pasangan H Bur-H Nojeng,”tegas Indar.
Sementara itu, pemerhati politik dari Indeks Politika Indonesia (IPI) Suwadi Idris Amir menilai jika sebaiknya Makmur A Sadda dan Syamsari Kitta harus bersatu. Menurut Suwadi, jika ingin dilirik parpol sebaiknya keduanya menyatu. “Bila ingin mengimbangi kekuatan petahana, maka harus gagas koalisi, sebab parpol juga ragu mengusung salah satunya karena dianggap lemah, namun bila keduanya bersatu tentu menjadi sebuah kekuatan yang cukup besar,”ujar Suwadi kemarin.
Direktur eksekutif IPI ini menilai penggabungan kekuatan keduanya akan mampu mengimbangi pasangan petahana. Saat ini parpol yang terisa yakni PPP, PKPI dan Nasdem yang kemukinan masih mungkin melirik mereka jika keduanya bersatu. Alternatif lain yakni Syamsari mengajak Tenri Olle YL maju bersama melawan petahana. “Jangan biarkan petahana maju tanpa lawan, sebab kurang bagus efek politiknya kedepan, petahana tidak terkontrol sebab tak ada lawan dan ini bisa membuat pemerintahan kedepan berjalan arogansi kekuasaan dan rawan penyalanyalahgunaan kekuasaan jika tanpa oposisi yang kuat. (ira/rif/c)
IPI Sarankan Makmur Sadda Gabung Syamsari
×

