pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Sekolah Disegel, Siswa Terpaksa Pindah ke Masjid

TAKALAR, BKM — Aktivitas belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 94 Beba, Desa Tamasayu, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar sudah sepekan terhenti. Hal ini disebabkan oleh adanya aksi penyegalan pintu pagar sekolah sejumlah oknum warga.
Penyegelan dilakukan warga lantaran klaim lahan sekolah. Warga mengaku kalau pihaknya dijanjikan biaya ganti rugi lahan oleh pemerintah, namun sejauh ini belum ada realisasi. Akibat penyegelan itu, para siswa pun harus belajar dengan menempati masjid yang tak jauh dari sekolah mereka.
“Saya terpaksa tutup pagar sekolah karena luas lahan yang diberikan pemerintah sebagai bentuk ganti rugi tidak sesuai luasnya, bahkan ketika diuangkan ini lokasi yang ditempati sekolah jauh lebih mahal ketimbang tanah yang diberikan pemerintah,” beber Mansyur Tonang, pelaku penyegelan sekolah, Selasa (6/9).
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 94 Beba’ Kecamatan Galesong Utara, H Muhammad Sahid membenarkan penyegelan sekolah yang dilakukan oleh warga setempat. Meski demikian, pihaknya mengaku tidak tahu menahu alasan penyegelan yang dilakukan warga.
” Sudah sepekan seluruh siswa belajar di Mesjid syech Sulaiman karena ditutup oleh seorang warga, informasi yang kami dengar, penyegelan dilakukan karena masalah ganti rugi lahan sekolah yang belum beres,” kata Muhammad Sahid.
Sahid pun hanya bisa berharap agar pemerintah dan dinas terkait segera turun tangan menyelesaikan permasalahan ini. Pihaknya khawatir, jika kondisi ini terus berlanjut, maka dapat mengganggu proses administrasi di sekolah mereka.
“Kami juga menunggu kebijakan dari pemilik tanah agar kami guru dan siswa bisa menjalankan proses belajar mengajar di sekolah seperti biasanya,” harap Sahid. (*)



×


Sekolah Disegel, Siswa Terpaksa Pindah ke Masjid

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar