MAKASSAR, BKM–Pasca lengsernya Syahrul Yasin Limpo (SYL) selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel membuat Gubernur Sulsel dua periode ini mulai irit bicara soal dua politik.
Usai menghadiri rapat di DPRD Sulsel, Jumat (16/9). SYL terkesan menghindari pertanyaan wartawan yang menanyakan sepurat Golkar Sulsel transisi yang dikendalikan HAM Nurdin Halid.
Tak hanya irit bicara soal partai berlambang pohon beringin rindang, namun mantan Bupati Gowa dua periode ini juga tak ingin menjawab pertanyaan wartawan terkait rencana pertemuannya dengan pendiri Partai Gerindra Prabowo Subianto. “Jangan mi bicara politik melulu. Saat ini saya fokus pemerintahan saja,”ujar SYL kemarin.
Menurutnya, lebih baik membahas pemerintahan dan kondisi ekonomi di Sulsel, ketimbang membicarakan masalah politik. “Rakyat lebih penting, karena kondisi ekonomi di Sulsel kondisinya sudah semakin baik,”jelasnya.
SYL yang tak lain adalah Ketua Kosgoro Sulsel ini menambahkan, meski ia tidak masuk dalam susunan pengurus tim transisi, dirinya masih tetap sebagai kader Golkar. Terkait rencana pertemuannya dengan sejumlah elit partai politik, SYL mengaku belum memikirkan. “Intinya saya fokus pemerintahan saja,”pungkasnya.
Sementara itu, mantan Kepala Kantor Informasi dan Komunikasi (Infokom) Pemkab Gowa dimasa SYL menjabat bupati, Abbas Hady mengaku senang bergabung dengan Partai Golkar. Abbas yang selama ini tercatat sebagai Wakil Ketua OKK Nasdem Sulsel bergabung dengan Golkar lantaran merasa nyaman bila berada di partai yang berlambang pohon beringin. “Saya senang disini (Golkar) karena pohon beringin itu rindang,”ujar Abbas berkelakar disamping Wakil ketua koordinator bidang Golkar Sulsel transisi Andi Yagkin Padjalangi usai rapat di sekretariat Golkar Sulsel, Kamis. (rif)
SYL Mulai Irit Bicara Politik
×

