BANTAENG, BKM–Sejumlah kader dan tokoh Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bantaeng mundur dari pengurus maupun sebagai kader partai berlambang matahari terbit ini pasca terpilihnya M Yusuf Bajido usai rapat formatur hasil Musyawarah Daerah (Musda) ke-4 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Bantaeng, Minggu (18/9).
Aksi mundur kader PAN di Bantaeng lantaran menilai penetapan ketua DPD tidak memenuhi ketentuan di internal PAN itu sendiri.
Kader menilai penetapan M Yusuf Badjido sebagai Ketua DPD PAN oleh formatur yang berangggotakan 5 orang masing-masing H Irianto, M Yusuf Badjido, Darwis, Abdul Hamid dan Andi Misbahuddin tak sesuai ketentuan, khususnya Andi Misbahuddin yang ditunjuk mewakili DPW PAN Sulsel, sementara banyak kader PAN yang memiliki kredibilitas dan kapabilitas untuk membesarkan PAN Bantaeng, tapi tidak terpilih menjadi anggota formatur.
Akibatnya banyak pengurus demisioner dan kader andalan PAN menyatakan tidak bersedia menjadi pengurus periode berikutnya, bahkan akan keluar dari keanggotaan PAN.
Hal ini diungkapkan Fitriana Fachruddin, salah seorang Wakil Ketua periode 2010 – 2015. Fitriana yang juga selaku Ketua BM PAN, menyatakan sangat kecewa dan tidak habis pikir, kenapa orang-orang yang bukan pengurus PAN bisa masuk menjadi formatur.
Fitriana menduga ada upaya untuk mengebiri DPD PAN Bantaeng untuk mematikan partai matahari ini. “Saya menduga, ada upaya sistemik untuk membunuh PAN secara perlahan”, ujarnya.
Sekadar diketahui, bahwa Musda PAN kali ini berbeda dengan Musda sebelumnya. Dimana pada musda periode yang lalu, calon ketua dan calon formatur dipilih langsung oleh peserta dengan sistem 1 orang 1 suara atau musyawah mufakat.
Namun pada musda ini, calon formatur ditetapkan oleh DPW PAN yang diseleksi dari berkas pendaftaran yang diserahkan panitia Musda. DPW lalu memilih 4 orang calon yang dikirim panitia DPD untuk selanjutnya dibacakan didepan peserta musda. Satu orang anggota formatur lainnya diutus oleh DPW sehingga jumlahnya menjadi 5 orang. “Apa dasarnya sehingga DPW menetapkan Andi Misbahuddin sebagai anggota formatur mewakili DPW. Padahal yang bersakutan tidak tercatat sebagai pengurus maupun anggota PAN,”ucap Fitriana.
Mantan Sekretaris PAN Bantaeng, Darwis yang juga anggota formatur, mengatakan, formatur telah menyepakati M Yusuf Badjido sebagai Ketua DPD dan ketua formatur.
Hasil keputusan rapat formatur tersebut, kata dia, selanjutnya akan dikirim ke DPW untuk diSKkan. “Rapat formatur menetapkan Saudaraku Yusuf Badjido sebagai Ketua DPD”, katanya.
Ditanya, bagaimana tanggapannya dengan keluarnya sejumlah kader dan tokoh PAN dari keanggotaan? Darwis yang juga tokoh PAN Bantaeng, mengaku sangat prihatin. “Saya tidak pernah membayangkan mereka keluar dari PAN”, ucapnya.
Ketua DPW PAN Sulsel Ashabul Kahfi yang dimintai tanggapannya soal hengkangnya sejumlah kader PAN di Kabupaten Bantaeng lantaran kecewa dengan penentuan formatur wakil DPW tidak berhasil dikonfirmasi. Demikian pula pesan singkat yang dikirim ke Kahfi yang tak lain adalah Wakil Ketua DPRD Sulsel ini juga tak dibalas. (jun-wam/rif/c)
Kader PAN Mundur Pasca Musda
×

