MAMUJU, BKM — Untuk memastikan perhitungan suara hasil Pilkada Sulbar yang berlangsung pada Rabu, 15 Februari 2017 berlangsung aman dan lancar, Plt Gubernur Sulbar, Carlo B Tewu melakukan pantauan langsung ke kantor KPU Sulbar, KPUD Mamuju dan kantor kecamatan Mamuju, akhir pekan lalu.
Di kantor KPU Sulbar, Carlo B Tewu mempertanyakan kepada Ketua KPU Sulbar, Usman Suhuriah terkait sistem kerja dari Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) KPU yang saat ini sementara masih dalam penginputan oleh KPU Sulbar. Kepada komisinoer KPU Sulbar, Carlo mempertanyakan data yang dikirim ke KPU pusat dan diakses masyarakat melalui Situng KPU Pilkada berasal dari mana saja. Juga bagaimana cara melakukan pengiriman data. Selain itu, lelaki kelahiran Minahasa tersebut juga mempertanyakan kenapa hingga saat ini masih banyak data dari kabupaten yang lambat masuk.
“Apa yang menjadi penyebab data terlambat masuk dari kabupaten. Karena sistem hitung ini bersifat online, KPU harus mengantisipasi agar tidak terjadi pemadaman listrik,” tandas Carlo.
Menjawab pertanyaan jenderal bintang dua tersebut, Usman Suhrihan menyampaikan, proses penginputan data yang dikirim ke Situng KPU merupakan data yang berasal dari TPS, kemudian direkap di KPU Sulbar dan selanjutnya discan dan dikirim ke Situng KPU RI.
Terkait masih terdapat data yang lambat masuk dari kabupaten, Usman Suhuriah didampingi beberapa komisioner KPU lainnya menjelaskan, data yang belum masuk dari kabupaten terkendala akses. Karena sejumlah desa banyak terdapat di pelosok. Dalam mengantisipasi pemadaman listrik, di KPU Sulbar telah stand by dari pihak PLN hingga lima hari ke depan. (ala/mir/c)
Gubernur Pantau Situng KPU
×

