PINRANG, BKM — Hilangnya Raihan (3) seorang bocah pasangan Salmiah dan Abbas masih misterius. Hingga hari ke lima kemarin sejak hilang Jumat (17/2) lalu, di Dusun Lasape, Desa Katomporang, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang belum juga ditemukan.
Ihsan salah satu kerabat korban mengatakan, ada tiga kemungkinan hilangnya korban Raihan, yang sebelumnya di duga jatuh ke sungai. Namun sampai saat ini jasad korban belum ditemukan oleh tim SAR dan warga setempat.
“Ada beberapa kemungkinan hilangnya korban. Salah satunya diculik mahluk halus, sebab sampai saat ini korban belum ditemukan,” katanya saat ditemui di kediamannya, Selasa (21/2) di Dusun Lasape Desa Katomporang.
Ia mengatakan kemungkinan juga korban diculik oleh orang lain karena saat itu tidak ada yang melihat korban saat bermain.
“Dia main layang-layang dengan saudaranya. Namun korban pulang duluan, setelah sampai di rumah kakak korban mencari adiknya ternyata tidak ada,” jelasnya.
Sementara itu Kapolsek Duampanua, AKP Adinal mengatakan pihak kepolisan dan warga masih melakukan pencarian di lokasi dimana korban hilang. Sebab keluarga sangat berharap korban ditemukan.
“Orang tua korban masih berharap anaknya bisa ditemukan, walau dalam keadaan apapun,” jelas Adinal.
Tim SAR dan Basarnas sudah menghentikan pencarian namun masih terus berkordinasi dengan pihak keluarga korban
“Pencarian sudah kita tutup kemarin. Tetapi kita masih terus berkoordinasi dengan pihak yang terkait di lokasi kejadian,” ucap koordinator SAR Pinrang Fauzan Mahmud, kemarin. (ady/c)
Bocah Hilang di Pinrang Masih Misterius
×

