MAROS, BKM — Dinas Pendidikan Kabupaten Maros melakukan supervisi terhadap para guru SMP yang ada di daerah tersebut. Supervisi yang melibatkan pihak pengawas sekolah ini dimaksudkan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Maros.
Koordinator Pengawas Sekolah (Korwas), Drs Burhanuddin MPd, saat dihubungi di kantor Dinas Pendidikan Maros, kemarin, mengatakan, kegiatan supervisi digelar selama sebulan lebih. Puluhan pengawas dilibatkan dalam melakukan supervisi ke sejumlah SMP di Maros. Mereka terbagi ke dalam empat tim.
Menurut Burhanuddin, kegiatan supervisi sengaja dirancang untuk meningkatkan kualitas guru agar dapat mengubah atau memperbaiki perilaku dalam melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawabnya secara profesional.
Kegiatan supervisi ini akan terlihat masalah yang biasa dihadapi guru dalam melaksanakan pembelajaran. Misalnya kurang menguasai bahan ajar. Sehingga perilaku guru dalam melaksanakan pembelajaran kurang percaya diri dan kurang menguasai kelas.
Sehingga siswa kurang terkendali dalam kegiatan belajarnya. Juga masih banyak gejala lain yang menunjukan kelemahan dan kekurangan guru pada saat melaksanakan pembelajaran.
Supervisi yang dilakukan saat ini bukan sama sekali ingin mencari kelemahan guru saat mengajar. Tapi kegiatan ini dilakukan untuk mengadakan perubahan dengan cara yang rasional dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Maros.
Kualitas proses belajar mengajar sangat dipengaruhi kualitas dan kinerja guru. Oleh karena itu, usaha meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar, perlu secara terus menerus mendapatkan perhatian dari penanggung jawab pendidikan.Intinya, peningkatan dapat berhasil apabila dilakukan guru dengan kemauan dan usaha mereka sendiri.
Ada dua macam supervisi yang dilakukan. Di antaranya supervisi akademik dengan menitikberatkan pengamatan pada masalah-masalah akademik. Yaitu hal-hal yang berlangsung dalam lingkungan kegiatan pembelajaran pada waktu siswa sedang dalam proses mempelajari sesuatu. Kemudian supervisi administrasi dengan menitikberatkan pengamatan pada aspek-aspek administrasi yang berfungsi sebagai pendukung dan pelancar terlaksananya pembelajaran.
Sementara itu, salah seorang pengawas sekolah, Drs Nurdin MPd yang dihubungi, mengatakan, supervisi yang dilaksanakan ini sangat besar manfaatnya. Kebiasaan-kebiasaan guru yang malas menyiapkan persiapan mengajar sudah bisa teratasi. Karena tim tidak akan membiarkan guru masuk di kelas bila tidak membawa perangkat pembelajaran. Karena perangkat pembelajaran sangat membantu guru dalam melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar.
Nurdin menambahkan, guru tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan kepada murid-muridnya. Tapi juga mendidik mereka. Untuk mendidik, tidak harus mengajar dibidang etika atau menjadi guru agama mengajar dibidang apapun. Sesungguhnya setiap guru dapat menerapkan pendidikan bagi para muridnya.
Sementara itu, Ashar SPd, Kepala SMP Negeri 20 Simbang yang dihubungi wartawan usai mendampingi tim pengawas di sekolahnya, mengatakan, kegiatan supervisi yang melibatkan pengawas sangat besar manfaatnya. Kelemahan-kelemahan guru pada proses belajar mengajar dapat dituntaskan.
Tim tersebut telah banyak memberikan masukan terkait Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan masalah administrasi yang selama ini digunakan guru pada saat mengajar di kelas. ”Kegiatan supervisi yang melibatkan para pengawas sangat bermanfaat dalam rangka peningkatan mutu pendidikan secara umum dan secara khusus di sekolah kami,” ujar Anshar. (ari/mir/c)
Guru SMP di Maros Disupervisi
×

