MAMUJU, BKM — Pelaksanaan penerimaan anggota Polri harus dilakukan secara jujur dan bertanggung jawab. Terutama menyangkut masalah kesehatan jasmani dan rohani. Demikian disampaikan Irjen Pol Aris Siswanto dari Mabes Polri pada acara teleconference yang berlangsung di ruang Polda Sulbar, Selasa (21/2). Kegiatan ini diikuti para petinggi Polri yang ada di Polda Sulbar.
Aris mengingatkan agar dalam proses penerimaan nanti harus menghindari dari praktik kolusi dan nepotisme. Makanya, apa yang telah ditandatangani dalam pakta intergritas, harus betul-betul dapat dijalankan dengan baik dan ditaati.
”Katakan tidak. Maka dalam proses itu jangan ada terjadi pada kepentingan pribadi. Panitia harus mampu menjaga pakta integritas terhadap proses rekruitmen tersebut. Karena kalau dalam proses rekruitmen dilakukan secara tidak benar, maka itu akan merusak pada satu generasi Polri,” ujar Aris.
Karenanya, dalam proses perekrutan anggota Polri, tim sapu bersih Pungli (pungutan liar) dari Mabes Polri akan turun melakukan pengecekan. Untuk itu, diharapkan para panitia rekruitmen penerimaan anggota Polri ini dapat dijaga dan dilaksanakan secara baik.
”Sumpah pakta integritas bukan sekadar sumpah. Tapi ini disaksikan Tuhan Yang Maha Esa terhadap sumpah yang kita ucapkan. Jadi penerimaan anggota Polri ini menjadi tanggung jawab kita untuk melaksanakannya secara baik,” pesannya. (ala/mir/c)
Penerimaan Anggota Polri Harus Profesional
×

