BANTAENG, BKM — Pemkab Bantaeng menggelontorkan bantuan hibah tahun 2017 sebesar Rp 4,6 miliar, untuk sarana dan pendidikan agama, termasuk organisasi sosial keagamaan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Muh Saeruddin, mengatakan, bantuan hibah merupakan wujud kepedulian Bupati Bantaeng, HM Nurdin Abdullah, dalam kerangka merekatkan kehidupan antar dan inter umat beragama.
Dipaparkan Saeruddin, bantuan hibah untuk sarana dan prasarana agama ini, sudah berlangsung sejak Nurdin Abdullah menjadi Bupati. Hanya saja, kata dia, dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
Kepala Sub Bagian Bina Lembaga Sosial Kemasyarakatan pada Bagian Kesra, Syamsul Alam, Kamis (23/2), merinci sarana soaial keagamaan yang memperoleh bantuan hibah tahun ini.
Yakni, 88 masjid dan musallah, dua gereja (Protestan dan Katolik), satu ormas keagamaan (Muslimat NU), satu Forum Kajian Cinta Alquran (FKCA), sembilan lembaga pendidikan agama, satu pondok pesantren.
Dikatakan Syamsul, jelang proses pencairan, semua penerima dana hibah diundang menandatangani naskah perjanjian hibah daerah. Selanjutnya, masing-masing penerima diminta membuka rekening bank.
Ditambahkannya, pencairan dana tersebut langsung dilakukan ke rekening masing-masing penerima. “Insya Allah diupayakan bisa dicairkan bulan Maret atau April”, pungkasnya. (wam/C)
Sarana Keagamaan Dapat Hibah Rp 4,6 M
×

