SIDRAP, BKM — Sebanyak 1.023 nelayan di Kabupaten Sidrap bakal mendapatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Direktorat Jendral Perikanan Tangkap.
Kabid Perikanan Dinas Pertanian, Perkebunan, Perikanan dan Peternakan Sidrap Laenggeng Kote, di ruang kerjanya, Minggu (5/3) mengatakan
saat ini pihaknya sudah menerima KTA tersebut dari pemerintah pusat sekitar 302 keping dari total kuota 1.023 KTA.
“Kami baru menerima KTA nelayan sebanyak 302 keping. Mudah-mudahan tahun ini bisa terealisasi semuanya,” ucapnya.
Menurutnya, pemerintah saat ini berusaha meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui program asuransi dan permodalan.
Program itu, dilakukan melalui Kartu Tanda Anggota Nelayan, sebagai tanda bukti legitimasi dari pemerintah dalam menyalurkan bantuan untuk nelayan.
Dengan adanya program ini, maka nelayan Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraannya. “Pemberian kartu tanda anggota nelayan merupakan salah satu terobosan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mengatasi kemiskinan nelayan,” ucapnya.
Laenggeng menjelaskan bahwa kartu menjadi instrumen bagi kementerian saat memberikan bantuan kepada nelayan sehingga lebih tepat sasaran.
Ia mengkui, selama ini pemerintah masih kesulitan dalam menentukan katagori nelayan miskin, sehingga perlu melakukan treatment agar bantuan terhadap nelayan dapat dijangkau dan lebih fokus.
Selain itu, kementerian kelautan dan perikanan juga menilai bahwa usaha perikanan tangkap adalah usaha yang mempunyai tingkat resiko sangat tinggi baik dari segi finansial maupun tingkat kecelakaan kerja.
Dalam upaya untuk memberikan perlindungan kepada nelayan melalui jasa asuransi, maka perlu diadakan sosialisasi program ini kepada para nelayan serta kerja sama dengan pihak-pihak terkait.
Dengan demikian maka secara bertahap manfaat jasa asuransi akan dapat dirasakan sebagai suatu kebutuhan bagi para nelayan.
Penyediaan asuransi dimaksudkan agar para nelayan sebagai pelaku ekonomi perikanan dapat mengetahui maupun memahami program asuransi yang bertujuan untuk membantu keluarga nelayan agar dapat hidup lebih layak dan terbantu sementara atas kemungkinan penghasilan yang gagal diperoleh.
Menurutnya, asuransi juga dapat membantu mengurangi beban resiko kecelakaan diri, serta santunan atas musibah kematian para nelayan.
“Kartu ini akan bermanfaat bagi nelayan dalam mengajukan permodalan dan asuransi. Selain itu, kartu ini juga dapat berfungsi untuk menjadi fasilitas bagi anak-anak nelayan masuk sekolah, rumah sakit, dan membeli beras murah,” ucap Laenggeng. (ady/C)
Sidrap Dapat Kuota 1.023 KTA Nelayan
×

