MAKALE, BKM — Deskranasda Tana Toraja terusmendorong peningkatan mutu dan kualitas tenun serta kerajinan Toraja lainnya. Dengan tanpa lelah, turun ke lapangan melakukan pembinaan.
Ketua Deskranasda Tator Ny Rospita N Biringkanae bersama rombongan mengunjungi Kelurahan Kondodewata Kecamatan Simbuang. Mereka harus jalan kaki melintasi jalan terjal hingga beberapa kilometer melakukan pembinaan.
”Meski dengan susah payah menjangkau lokasi, tapi kami tak akan menyerah demi bertemu dengan kelompok pengrajin tenun,” ujarnya kepada BKM Senin (6/3) di Makale.
Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata Tana Toraja ini menambahkan hasil tenun dan kerajinan lainnya masyarakat didaerah ini sangat diminati konsumen, mendorong mutu dan kualitas bersaing dipasaran pembinaan secara terus menerus dilakukan.
Meskipun cukup jauh lokasi kerajinan masyarakat seperti dikecamatan Simbuang ditamba dengan infra struktur jalan belum memadai, Deskaranasda terus menginvenatrisir kelompok mana saja yang produktif.
Pasalnya, permintaan tenun kerajinan khas Toraja dipasaran sudah tidak sebanding dengan produksi, sehingga solusi untuk memenuhi kebutuhan pasar semua kelompok produsen dimaksimalkan produksinya.
Apalagi Tana Toraja daerah pariwisata kaya akan destinasi keindahan alam dan obyek wisata lainnya, kerajinan local hendaknya mendukung pariwisata, kata Rospita.
Terpisah DPRD Tator Kendek Rante menjelaskan, pariwisata Toraja sudah masuk Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN) mendukung peningkatan kunjungan perlu percepatan pembangunan infra struktur pendukung.
Karena itu pihkanya mengaku salut sikap pemerintah pusat menggelontorkan anggaran Rp 287 milyar guna mendukung peningkatan jumlah wistawan domestik ke Tana Toraja dengan merekonstruksi jalan, rehab jembatan, maupun pelebaran jalan, serta penyediaan air bersing. (gus/C).
Deskranasda Bina Kelompok Pengrajin
×

