PAREPARE, BKM — Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, kembali turun memantau langsung kondisi warga, yang menjadi korban banjir, di RW 8, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Minggu (5/3). Ini adalah kunjungan ke-4 kalinya.
Disana, Taufan Pawe, melibatkan Dinas Kesehatan untuk melakukan fogging atau pengasapan di lokasi untuk mencegah wabah penyakit yang diakibatkan genangan air pasca banjir
“Tidak menutup kemungkinan banyak sumber penyakit pada genangan air, terutama penyakit Demam Berdarah, makanya kami Fogging sebagai langkah pencegahan penyakit,”jelas Taufan Pawe.
Taufan menyatakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sedang memikirkan evaluasi teknis dalam melihat bencana banjir yang menjadi langganan di daerah itu.
“Kita perkirakan tiap tahun terjadi bencana banjir disana. Makanya kita mencari konsep bagaimana menekan dan meminimalisir terjadinya bencana banjir. Persoalan ini adalah tanggung jawan kami sebagai pemerintah daerah,”terang Taufan.
Dari hasil kunjungan ditemukan bahwa kawasan terletak lebih rendah dari saluran primer, sehingga setiap kali hujan dengan intensitas tinggi air langsung tergenang.
“Sehingga kita rencana melibatkan tenaga ahli dari Unhas atau dengan solusi terakhir membuat waduk mini sebagai tempat berkumpulnya air,”tutup Taufan.
Ketua RW setempat, Ahmad Yani, merasa bangga atas kepedulian Pemerintah terhadap warganya. Dia mengatakan, perhatian pemerintah cukup besar dalam mengatasi persoalan warga.
“Alhamdulillah, tentu kami senang, dan berterima kasih kepada Pemerintah yang mau memberikan perhatian khusus akan kondisi kami,”ungkapnya.(smr/C)
Pemkot Libatkan Tenaga Ahli Unhas
×

