LUWU, BKM — Pasca hujan deras yang mengguyur Kabupaten Luwu dalam beberapa hari terakhir dan mengakibatkan sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan. Kondisi paling parah terjadi di Kecamatan Suli.
Sebuah jembatan gantung yang menghubungkan Desa Cakke Awo dan Desa Padang Lambe terputus akibat hantaman luapan air sungai Cakke Awo. Warga setempat menuturkan jembatan putus sejak Sabtu (4/3) pekan lalu .
Jembatan Cakke Awo sendiri merupakan akses jalan yang biasa dilalui oleh masyarakat dan siswa dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dampak dari kerusakan tersebut membuat aktivitas masyarakat Desa Padang Lambe terganggu.
Terutama bagi siswa yang bersekolah di SMPN 3 Cakke Awo harus memutar melewati Desa Malela untuk menuju ke sekolahnya yang terbilang jauh.
“Jembatan ini sejak Sabtu pekan lalu sudah tak bisa difungsikan. Tiap hari jembatan kami lalui untuk ke sekolah karena kalau lewat disini dekat dari sekolah, tapi sekarang harus lewat Malela dulu untuk ke sekolah nah itu jauh sekali,” ujar siswa SMPN 3 Cakke Awo, Ayyub Jumat (10/3)
Badan Penangulangan Bencana Daerah (DPBD) Kabupaten Luwu, telah melakukan peninjaun dan mengecek langsung ke lokasi kejadian. BPBD telah memasukkan daftar pengusulan angaran untuk dilakukan perbaikan jembatan.
“Sementara ini kita sudah masukkan ke daftar pengusulan bersamaan dengan jalan yang amblas di Desa Pompengan Lamasi Timur,”tandas Kepala BPBD Luwu, Jihad Syarifuddin. (wan/C)
Warga Desa Keluhkan Ambruknya Jembatan
×

