SIDRAP, BKM — Siswi SMAN 1 Pangsid, Sidrap Haslinda (18), terancam tak bisa mengikuti UN tahun ini. Pasalnya, yang bersangkutan mengaku dilarang ke sekolah dengan alasan hendak melangsungkan pernikahan.
Orang tua Haslinda, Asis berharap, pihak sekolah tetap memberi kesempatan putrinya untuk tetap melanjutkan pendidikannya.
“Sudah beberapa hari anak saya itu tidak pernah ke sekolah. Katanya pihak sudah melarangnya datang ke sekolah karena tahu dia hendak menikah,” ujar Asis, Senin, (13/3).
Demi masa depan putrinya itu, Asis juga mengaku telah berkali-kali menemui pihak sekolah, termasuk menemui Kepala SMAN 1 Pangsid di kediamannya.
“Semua sudah kami coba, bahkan kami jelaskan jika pernikahan Haslinda itu nantinya tidak akan menghalangi dia mengikuti ujian nasional,” kata Asis, berharap purtinya diberi kesempatan masuk sekolah lagi.
Kepala SMAN 1 Pangsid, Akmal, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulsel terkait masalah Haslinda tersebut.
Hasilnya, kata Akmal, Haslinda tetap diizinkan untuk masuk sekolah, “Sebelumnya memang sempat disampaikan jika ada larangan bagi siswa/siswi melanjutkan pendidikan bagi yang telah menikah, namun setelah dikoordinasikan ke atas, ternyata tetap dibolehkan,” kata Akmal.
Akmal berharap, miskomunikasi yang terjadi antara pihak sekolah dan orang tua siswi yang bersangkutan tidak dipermasalahkan lagi, selanjutnya kata Akmal, pihak sekolah mempersilakan Haslinda kembali masuk sekolah. (ady/C)
Siswi Menikah Terancam tak Ikuti UN
×

