MAROS, BKM — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Maros, Noralim, mengatakan, pada Musrenbang kabupaten ini menghasilkan 800 usulan perencanaan pembangunan. Usulan ini ada yang penganggarannya melalui APBN, APBD provinsi, dan APBD kabupaten.
”Untuk usulan APBN ada 57 usulan, sedangkan untuk APBD Provinsi masih dibahas dan sisanya kabupaten. Usulan ini terdiri dari berbagai bidang yakni infrastruktur, ekonomi, perdagangan, dan UKM,” kata Noralim pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten di ruang pola kantor bupati Maros, Selasa (14/3). Musrenbang ini digelar setelah Musrenbang tingkat kecamatan di 14 kecamatan di Maros tuntas dilakukan beberapa waktu lalu.
Bupati Maros, HM Hatta Rahman, mengatakan, sejak tahun 2016 paradigma perencanaan pembangunan telah mengalami perubahan sesuai arahan Presiden Jokowi. Menurut Hatta, program yang disusun lebih berorientasi pada manfaat untuk masyarakat dan pada prioritas pencapaian tujuan pembangunan nasional dan daerah.
”Kita berharap Musrenbang ini berbagai program dan usulan untuk tahun 2018 dapat didiskusikan, dikritisi secara konstruktif dan komprehensif. Sehingga dapat menghasilkan dokumen perencanaan yang rasional dan realistis sesuai kemampuan keuangan daerah,” beber Hatta. (ari/mir/c)
Musrenbang Maros Tampung 800 Usulan Pembangunan
×

