TERKAIT Ajakan bakal calon Gubernur Sulsel HAM Nurdin Halid (NH) yang meminta agar anggota DPD RI H Abd Aziz Qahhar Mudzakkar untuk menjadi calon wakilnya jelang Pilgub Sulsel hingga kini belum mendapat persetujuan.
Meski demikian, Aziz Qahhar yang pernah didukung PPP di Pilgub 2007 lalu terus mendapat dorongan serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk keluarga dan kerabat.
Kakak kandung Bupati Luwu Andi Mudzakkar ini mengaku telah mendapat dukungan keluarga untuk bertarung di Pilgub 2018 mendatang. “Di keluarga ini memang sejak dulu sebenarnya menunggu sikap saya maju atau tidak. Saya sendirikan membangun terus komunikasi politik dan saatnya saya akan bersikap maju atau tidak,”ujar Aziz usai mengelar diskusi di Cofezone, Makassar, Kamis (23/3) malam.
Aziz juga mengaku bila dirinya masih menjalin komunikasi politik dengan NH untuk digandeng di event Politik lima tahunan itu. Apalagi keduanya memiliki visi misi yang sama terkait ekonomi kerakyatan di Sulsel. “Saya kira memang seperti itu, jika dibandingkan dengan calon yang lain saya lebih intens komunikasi dengan beliau (NH). Saya kira tidak perlu terburu-buru karena Pilgub masih cukup lama,”ujar Aziz.
Jika pada akhirnya NH menggandeng Aziz di Pilgub, maka peluang Bakal calon gubernur Ichsan Yasin Limpo untuk menggaet Andi Mudzakkar dipastikan gagal.
Cakka-panggilan akrab Andi Mudzakkar juga sudah menegaskan bila dirinya tak ingin maju di Pilgub manakala Aziz Qahhar yang akan bertarung.
Keluarga besar Kahar Mudzakkar rupanya sudah menyepakati hanya tetap akan mengusung satu nama di Pilgub Sulsel 2018 mendatang. Satu nama yang disepakati adalah Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (AQM) yang juga merupakan Anggota DPD RI asal Sulsel.
Aziz Qahhar Terus Mendapat Dukungan
×

