LUWU, BKM — Belum selesai bencana tanah longsor ditangani, bencana lainnya kembali datang. Kali ini akibat curah hujan yang cukup tinggi yang melanda Kabupaten Luwu dalam dua hari terakhir sejak Senin (27/3) malam, menyebabkan lima desa di daerah tersebut terendam banjir.
Lima desa yang terendam yakni Desa Kurusumanga, Desa Balubu, Kecamatan Bajo dan Desa Cimpu Utara, Desa Malela, dan Desa Cakkeawo, Kecamatan Suli. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)Luwu Jihad Saripudin meminta warga untuk tetap waspada agar terhindar dari bencana.
Pihaknya khawatir bencana banjir susulan akan melanda wilayah lima desa yang sering di landa banjir jika musim penghujan seperti ini.
“Saya himbau agar masyarakat Luwu terus waspada di musim penghujan seperti ini “tandas Jihad.
Dia menyebut pihaknya menyiapkan personil dari Tim reaksi cepat BPBD untuk turun membantu masyarakat Luwu yang wilayahnya sering di landa banjir akibat kiriman air bah dari hulu di beberapa sungai yang ada di kabupaten Luwu di saat musim penghujan seperti saat ini.
Curah hujan yang cukup tinggi melanda Luwu pula , mengakibatkan air kiriman meluap dari hulu merendam pemukiman warga.
“Naiknya air sungai akibat curah hujan yang tinggi hingga menyebabkan warga di Desa Kurusumanga dan Desa Balubu, sering mengalami banjir “ujar Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Luwu, Masri.
Masri juga menambahkan air yang merendam lima desa tersebut, merupakan air kiriman dari hulu.
“Ini kiriman air dari atas hulu ini, kami siaga terus selama musim penghujan dan terus menyisir wilayah yang rawan banjir,” tambahnya. (wan/A)

