LUWU, BKM — Kapolres Luwu AKBP Ahmad Yanuari Insan didampingi Kabag Ops Kompol Herman Palar terlibat langsung membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan di Kecamatan Latimojong sebagai akses jalan utama yang menghubungkan Desa Kadundung, Paragosi, Buntu Sarek, Rante Balla dan Desa Tabang.
Musibah tanah longsor di wilayah kecamatan pegunungan itu disebabakan curah hujan yang cukup tinggi melanda wilayah kabupaten luwu dalam dua pekan terakhir.
Kapolres Luwu Ahmad Yanuari Insan menyebut ada 32 titik yang mengalamai bencana tanah longsor, sementara tiga titik yang sangat sulit dilalui yakni akses jalan dari Desa Ulu Salu menuju Belopa.
“Di tiga titik ini tak satupun roda dua maupun empat bisa tembus lewati jalan ini. Aksesnya terputus, kita sudah lakukan upaya evakuasi material bersama pemerintah kecamatan Latimojong “ujar Ahmad Yanuri Insan kepada BKM, Kamis (30/3).
Kapolres menambahkan dia menghimbau kepada masyarakat Luwu untuk tetap waspada berbagai musibah di musim penghujan seperti ini khususnya masyatakat yang menetap di kawasan wilayah pegunungan Latimojong dan Bastem.
”Kepada masyarakat setempat agar lebih waspada dengan musibah tanah longsor susulan, mengingat cuaca masih hujan dan kondisi tanah sangat labil,” jelasnya.
Bahkan Kapolres mengusulkan untuk dilakasanakannya gotong royong masal untuk membuka akses jalan yang tertutup material tanah dan bebatuan.
Jajaran Polres Luwu menghimbau elemen masyarakat setempat untuk menuju Desa Ulusalu wilayah Latimojong dapat melewati akses jalan Salah satu akses jalan Boneposi dan Rante Balla. Karena kawasan ini jaraknya cukup jauh dan melingkar tapi tidak terhalang oleh tanahlongsor bahkan aman untuk dilalui. (wan/C)
3 Titik tak Bisa Dilalui
×

