pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Gandang Dewata Jadi Taman Nasional

MAMASA, BKM — Kawasan Gunung Gandang Dewata yang berada di wilayah Kabupaten Mamasa dan sebagian masuk dalam wilayah Kabupaten Mamuju, ditetapkan menjadi taman nasional. Launching Taman Nasional Gunung Gandang Dewata ini dilakukan Plt Gubernur Sulbar, Carlo B Tewu, di aula GTM Kabupaten Mamasa, Rabu (5/4).
Launching ini turut dihadiri Direktur Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ir Listia Kusumawardani MSc, tim deks Penanganan Keamanan Gangguan Dalam Negeri (PKGDN) masing-masing Asisten Deputi Penanganan Konflik, Brigjen Pol Bambang Sugeng, Kabid Penanganan Konflik, Kolonel Jus Marisal, Kepala Pusat Keteknisan Kementerian Lingkungan Hidup, dr Hewan Indra Explotasia, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sulsel, Ir Dody Wahyu Karyadi MM.
Plt Gubernur Sulbar, Carlo Brix Tewu, memaparkan, hutan dapat memberikan manfaat besar bagi kelangsungan hidup manusia. Penetapan kawasan Gunung Gandang Dewata sebagai Kawasan Taman Nasional adalah anugerah bagi masyarakat kabupaten Mamasa.
Oleh karena itu, segenap komponen masyarakat harus menjaga kelestarian dan ekosistem Taman Nasional ini. ”Taman nasional tidak boleh dijadikan tempat usaha pribadi dan kita harus membangun komitmen bersama bahwa taman nasional tak akan berkurang sejengkal pun dari tapal batas yang telah ditentukan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” ujar Carlo bersemangat.
Gubernur juga meminta kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mendirikan balai tersendiri bagi Taman Nasional Gandang Dewata. Tujuannya agar taman nasional tersebut memiliki perhatian dan pengelolaan maksimal.
Ditambahkan, ada banyak kasus taman nasional telah menjadi konfik dan pihaknya berharap Taman Nasional Gandang Dewata tidak terjadi hal yang sama. Sehingga kelangsungan ekosistemnya tetap dapat dipertahankan.
Sementara itu, Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi, mengungkapkan, Kabupaten Mamasa yang berada di daerah pegunungan memiliki potensi keragaman hayati. Salah satu yang sangat terkenal dan merupakan gunung tertinggi kedua di Mamasa adalah Gunung Gandang Dewata.
Bupati mengaku, hari ini merupakan hari yang bersejarah bagi Kabupaten Mamasa dengan ditetapkannya Gunung Gandang Dewata sebagai wilayah taman nasional yang wajib dilindungi seluruh komponen masyarakat Mamasa. Khususnya yang bermukin di lereng gunung yang tepatnya berada di wilayah Kecamatan Tabulahan.
Sebagaimana diketahui, setelah melalui proses panjang dan didasarkan pada pelaksanaan kajian mendalam dengan memertimbangkan berbagai aspek dan kriteria sesuai peraturan perundang-undangan, maka melalui SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 773/Menlhk/Setjen/PLA.2/10/2016 tertanggal 3 Oktober 2016 kawasan Gunung Gandang Dewata dengan luas 189.208,17 hektare ditetapkan masuk dalan kawasan taman nasional yang ke 53 dari seluruh taman nasional di Indonesia.
Bupati menambahkan, potensi Gunung Gandang Dewata sangat besar, terutama flora dan faunanya. Pihaknya berharap agar taman nasional tersebut menjadi tanggung jawab semua pihak dalam peletarian dan pengelolaannya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Konservasi Sumber Daya Alam dan EkosistemKementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Listia Kusumawardani, menjelaskan, penetapan Taman Nasional Gunung Gandang Dewata, bukanlah tujuan akhir.
Tapi yang paling penting adalah bagaimana mengoptimalkan upaya konservasi sumberdaya alam hayati dan ekosistem yang ada di dalamnya. Listia menambahkan, inti dari kegiatan penetapan Taman Nasional Gandang Dewata adalah bagaimana taman ini dapat menjadi kawasan perlindungan bagi kelangsungan ekosistem dan keanekaragaman hayati serta memberi konstribusi positif dan nilai tambah bagi peningkatan mutuh kesejahteraan masyarakat sekitar serta bagi pembangunan wilayah yang berkelanjutan. (dar/mir/c)



×


Gandang Dewata Jadi Taman Nasional

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar