MAKASSAR, BKM–Ketua DPW Partai Nasdem Sulsel Rusdi Masse mengaku tidak pernah mengenal Samsari Kitta saat hendak mengusungnya sebagai calon bupati Takalar melawan petahana Burhanuddin Baharuddin. “Saya hanya ketemu sekali di Kantor DPW Nasdem,”ujar RMS yang juga bupati Sidrap ini yang bercerita tentang sosok Bupati Takalar terpilih Syamsari Kitta.
Samsari Kitta – Achmad Se’re akhirnya dinobatkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Takalar 2017-2022. Pasangan usungan Nasdem dan PKS memenangkan Pilbup Takalar 15 Februari 2017 kemudian dikuatkan Mahkamah Konstitusi (MK) 26 April 2017 lantaran Burhanuddin menggugat ke MK.
Atas penolakan yang diajukan petahana tersebut Samsari pun melenggang menggantikan sebagai bupati Takalar selanjutnya.
Perjalanan Samsari menjadi bupati tidak lepas dari RMS. Sebelumnya Samsari mengaku telah putus asa lantaran partainya tidak cukup kursi untuk mengusung melawan petahana. Apalagi pada saat itu hampir semua partai besar telah mengeluarkan rekomendasi ke paket Bur-Nojeng. Di saat last minute itulah, RMS hadir.
RMS bertemu Samsari bersama 2 rekannya di sekretariat Nasdem jalan Hertasning. Pertemuan tersebut berlangsung malam sekitar pukul 23.00 wita. Yang lucu karena RMS sama sekali tidak mengenal Samsari bahkan bertemu pun tidak pernah. “Saya pertama ketemu itu malam saja. Saya tanya bagaimana persiapannya dan partai apa saja yang sudah mendukung petahana.” cerita RMS.
Cerita berlanjut. Baik Samsari maupun RMS tidak pernah bertemu lagi. Sementara euforia melawan kotak kosong di Takalar semakin kencang. Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin – Nasir Ibrahim juga semakin percaya diri tak ada lawannya sebab mayoritas partai telah memberikan rekomendasi buat dirinya.
Namun tak disangka, RMS yang ikut menghadiri rapat penetapan calon kepala daerah di DPP Partai Nasdem di Jakarta tiba-tiba merubah konstalasi di Takalar. Rupanya di DPP Nasdem ngotot mengusulkan Samsari sebagai calon Bupati Takalar menantang petahana. “Waktu itu survei Bur sangat tinggi. Tidak ada yang yakin kalau Samsari ini bakalan menang tapi saya berusaha dan yakinkan DPP” ungkap RMS.
RMS melanjutkan, tak begitu lama surat rekomendasi dari DPP Nasdem pun terbit pada sore hari. Rekomendasi tersebut langsung beredar di sejumlah media di Makassar serta media media sosial. RMS menjelaskan bahwa alasan utama dirinya memilih Samsari semata-mata karena pertimbangan demokrasi sebab di Takalar pada saat itu tidak ada lawan bagi petahana. “Di Takalar itu tidak boleh melawan kotak kosong. Kita jangan pertontonkan suasana demokrasi seperti itu di Sulsel,”kata RMS. Sebagai pimpinan Parpol kata RMS dirinya merasa bertanggungjawab secara moral terhadap dunia demokrasi di Sulsel. Oleh sebab itulah dirinya ngotot ke DPP untuk mengusung Samsari sebagai calon bupati meskipun pada saat itu Survei Samsari jauh dibawah Bur-Nojeng. (rif)
RMS Tentang Sosok Syamsari Kitta
×

