MAMUJU, BKM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) tetap berkomitmen mendorong dan memajukan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Sulbar. Mereka diharapkan mengembangkan produk unggulan di wilayah Sulbar.
”Tidak sekadar melihat yang ada di sini. Tapi usahawan atau UMKM mampu mengembangkannya. Sehingga dapat bersaing ditingkat nasional maupun tingkat internasional,” harap Asisten Tata Praja, Nur Alam Tahir, saat membuka kegiatan launching Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) bertema Wirausaha Baru Indonesia Sulawesi Barat di Hotel D’Maleo Mamuju, Selasa (2/5).
Disampaikan, seperti dalam Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2017, mengenai Gerakan Nasional Revolusi Mental, ada lima gerakan yang menjadi bagian yang dilaksanakan, yaitu Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Mandiri, dan Gerakan Indonesia Bersatu.
”Apa yang dilakukan Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Barat adalah sebagai tindak lanjut dari Gerakan Indonesia Mandiri. Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tentu didukung usaha ekonomi yang baik dan lancar. Saya kira Bank Indonesia telah menjabarkan lebih jauh, bagaimana mendukung Gerakan Indonesia Mandiri dengan mengembangkan atau membentuk wirausaha baru dan sebagai satu mitra. Ini sebagai langkah sangat baik untuk mendukung peningkatan ekonomi di Provinsi Sulbar,” kata Nur Alam Thahir.
Ia juga menyampaikan, untuk tetap memfokuskan agar UMKM itu menciptakan produk yang betul-betul dibutuhkan pasar. Sehingga pertumbuhan ekonomi dan kewirausahaan dapat berjalan dan meningkat.
Kepala Kantor Bank Indonesia Wilayah Sulbar, Dadal Angkoro, mengatakan, penyelenggaraan wira usaha tersebut merupakan sinergi atau kerjasama antara Pemerintah Provinsi Sulbar dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulbar yang ditunjuk sebagai Ketua Pokja Gerakan Indonesia Mandiri.
”Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Republik Indonesia, memiliki satu tujuan tunggal yaitu mencapai dan menjaga kestabilan nilai rupiah. Untuk mencapai tujuan tersebut, tentunya Bank Indonesia didukung tiga pilar yang merupakan tugas pokoknya, antara lain menetapkan dan melaksanakan kebijakan ekonomi moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran dan menjaga stabilitas sistem keuangan,” kata Dadal Angkoro
Dadal Angkoro juga menambahkan, sebagai salah satu bentuk implementasi dari tugas tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia juga melakukan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pengembangan UMKM dilakukan oleh Bank Indonesia melalui dua strategi utama dan beberapa program.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Bapedda Polman, Kallang Marzuki, Kepala Bapedda Majene para usahawan dari berbagai daerah di Sulbar dan undangan lainnya. (ala/mir/c)
Pemprov Komit Dukung Produk Unggulan
×

