GOWA, BKM — Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gowa menggencarkan sosialisasi ke masyarakat tentang bahaya kebakaran. Sekaligus bagaimana upaya pencegahannya.
Sosialisasi yang dilakukan sejak Mei ini, bukan hanya dihembuskan kepada masyarakat umum. Tapi juga kepada para instansi perkantoran pemerintah baik negeri maupun swasta serta sekolah-sekolah.
Sosialisasi yang didasari surat edaran Bupati Gowa bernomor 188/012/DAMKAR 410/2017 perihal penggunaan alat atau sistem pemadam kebakaran gedung/lingkungan ini ditujukan kepada pemilik atau pengelola gedung/lingkungan bangunan pemerintah serta kepada para pemilik/pengelola rumah toko/kantor maupun kepada pemilik pengelola sarana publik yang mudah terbakar.
Kadis Damkar Gowa, Rostam Razak, didampingi Sekdis, Sadar Ahdar, di kantornya, Senin (15/5), mengatakan, dalam surat edaran itu diminta agar para pemilik rumah maupun kantor serta sekolah untuk memasang alat atau sistem pemadam kebakaran pada gedung miliknya.
”Alat pemadam kebakaran yang kita maksud bisa berupa alat pemadam api ringan (Apar) maupun alat pemadam kebakaran api berat berupa sistem hydram dan sprinkle,” kata Rostam.
Selain itu, para pemilik atau pengelola gedung bangunan baik itu pemerintah maupun swasta dan para pemilik rumah toko ataupun kantor dan juga pengelola sarana publik lainnya diminta untuk senantiasa melakukan pemeriksaan dan pengujian secara berkala alat atau sistem pemadam kebakaran yang sudah dipasang agar selalu siap siaga digunakan untuk memadamkan api jika terjadi kebakaran.
”Kita juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar dapat menghubungi kami untuk pemeriksaan dan pengujian alat atau sistem pemadam kebakaran yang sudah dimiliki agar sewaktu-waktu dapat dipergunakan secara baik dan benar jika terjadi kebakaran,” kata mantan Asisten III Pemkab Gowa ini.
Pihak Disdamkar juga mengimbau kepada semua pihak yang ada agar dapat membayar retribusi atau jasa pemeriksaan alat pemadam kebakaran yang ditugaskan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 tahun 2012.
Terkait armada, Rostam mengatakan hingga saat ini pihaknya hanya memiliki 8 unit armada tangki penyemprot. Itu pun empat unit di antaranya dalam kondisi rusak. Sedangkan empat unit lainnya masih efektif. (sar/mir)
Damkar Gowa Gencar Sosialisasi Cegah Kebakaran
×

