pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Ibe Tunggu Masa Pensiun Sebelum Terjun Politik

MAKASSAR, BKM–Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar, H Ibrahim Saleh mengaku belum bisa menentukan langkah politik yang akan diambil jelang Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar Juni 2018 mendatang sebelum masa karir sebagai birokrat berakhir. “Belum, kita lihat nanti apalagi sekarang saya kan masih berstatus PNS, tentu harus mundur jika mendaftar di penjaringan partai,”ujar Ibe-panggilan akrab Ibrahim Saleh, Kamis (25/5).
Sehari sebelumnya, Mantan Kepala Dinas Sosial Kota Makassar itu mengemukakan hal yang sama usai menghadiri rapat paripurna DPRD Makassar, Rabu (24/5).
Menurutnya, status PNS dirinya baru akan berakhir pada 1 Juli mendatang. Olehnya itu, jika pada saat itu masih ada partai politik yang membuka pendaftaran setelah statusnya sebagai PNS berakhir, maka ia akan ikut mendaftar dalam penjaringan tersebut. “Saat ini kan masih ada partai yang belum membuka pendaftaran, kalau sudah pensiun dan ternyata masih ada partai yang membuka pasti saya mendaftar,”tuturnya.
Ibe dinilai akan mampu bersaing dengan bakal calon lainnya jelang Pilwali nanti, apalagi jika tetap realistis dengan posisi 02.
Direktur Nurani Strategic, Nurmal Idrus, mengakui bila peluang birokrat menatap Pilwali sangat terbuka, sebab bagaimana pun kompetensi mereka sangat diperlukan untuk mengendalikan pemerintahan, sehingga menjadi daya tarik tersendiri untuk dipilih. “Namun birokrat kadang harus tunduk pada kenyataan politik yang biasanya tidak berpihak kepada mereka dalam kontestasi seperti Pilwali,”jelas Nurmal, Kamis (25/5).
Menurutnya, peluang birokrat sendiri dinilainya hanya sampai pada posisi 02 jika ingin realistis melihat peluang menang, apalagi figur yang ada tidak ada yang menonjol selain Sekkot Makassar.
“Hanya Pak Sekda, Ibrahim Saleh yang menurut saya punya peluang lebih besar itu karena dia punya popularitas yang bagus di Makassar. Selain itu, dia juga sudah pensiun pada Juli 2017 ini,”ujarnya.
Pengamat politik Universitas Bosowa Dr Arief Wicaksono mengatakan diantara unsur birokrat dalam artian unsur PNS yang murni berasal dari pemerintahan hanya Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo yang telah mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon Wali Kota.
“Irman (None) punya peluang, mengingat pernah menjadi calon Wali Kota pada Pilwali 2013 lalu dan bahkan meraih tempat kedua dibawah pasangan Danny-Ical,”katanya. (ita/rif)



×


Ibe Tunggu Masa Pensiun Sebelum Terjun Politik

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar