MAKALE, BKM — Hari kedua even Internasional Bali & Bayond Travel Fair (BBTF), Kamis (8/6) kemarin di Nusa Dua Convention Center (NDCC) seminar dengan thema “Indo-One-Sia Is The One”, sala satu narasumbernya Deputi Bidang Pengembangan Pasar Pariwisata Manca Negara Prof I Gede Pitana.
Prof I Gede menjelaskan, wistawan mancanegara ke Indonesia favoritnya masih suka dan senang menyaksikan atraksi budaya lokal karena memiliki arti dan cerita serta legenda.
”Toraja misalnya budaya Rambu Solo dan Rambu Tuka`, ditamba komoditi kopi, dan kerajinan lainnya, masih kental dipelihara masyarakat sehingga keberadaannya masih terus lestari tanpa modifikasi, ”terang Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Tana Toraja Ny Rospita N Biringkanae, Jumat (9/6).
Maka tak heran bila setiap tahun wisatawan ke Indonesia dan Toraja Khususnya mencapai puluhan ribu setiap tahun, setelah Bali.
Karena itu BBTF tahun ini tujuan utamanya promosi destinasi pariwisata Indonesia ke pasar International, termasuk membuka peluang pasar baru kepada semua peserta eksebisi, dan Toraja masih tujuan utama di Sulsel.
Tercatat BBTF di Bali tiga hari dari (8-10/6), sambung Rospita sebanyak 150 sudah termasuk perwakilan perhotelan dan resort untuk reutasi International, dan BBTF telah dimulai melakukan pemasaran kedunia internasional sejak 2014 lalu (gus/C).
Budaya Lokal Masih Jadi Favorit Wisatawan
×

