SOPPENG, BKM — Jalan Poros Sidrap-Soppeng sejauh ± 40 km dari perbatasan Kabupaten Sidrap hingga jantung kota Soppeng kondisinya makin memperhatinkan. Lobang dan genangan terdapat disana sini.
Berdasarkan pantauan BKM mulai dari perbatasan Kabupaten Sidrap-Soppeng hingga terminal angkutan umum Watan Soppeng sedikitnya ada 22 titik jalan yang mengalami kerusakan cukup parah. Jumlah lubang sebanyak 225 titik dan sewaktu-waktu dapat membahayakan para pengguna jalan baik roda dua mau pun roda empat yang melintas di kawasan ini.
Bahkan tak sedikit pengendara roda dua maupun roda empat dengan terpaksa nekat melintas dengan melawan arah karena mencari jalan yang bagus agar kendaraan tidak terjebak lubang. Kerusakan yang terparah di Desa Laringgi Kecamatan Marioriawa dengan jumlah lubang sebanyak 150 pada jarak nya hanya sekitar 7 km.
Salah seorang sopir angkutan trayek Soppeng- Sidrap Muh Sadar (50) kepada BKM, Minggu (11/6) mengatakan, kondisi jalan yang berlubang untuk menempuh perjalanan yang jaraknya hanya sekitar 40 km itu sampai satu jam lamanya bahkan lebih.
”Selain boros bahan bakar juga sering mengalami kerusakan onderdil karena tidak jarang kita terperosok dalam lubang,” ujar Sadar.
Apa lagi saat musim penghujan kalau tidak extra hati-hati malah bisa menimbulkan masalah baru.
“Seandainya kerusakan itu disambung sambung mungkin kerusakan itu mencapai 20 km. Itu hanya lubang di tambah lagi banyak jalan yang bergelombang,” tambah Sadar
Sadar berharap Pemprov segera melakukan perbaikan secepatnya. (ono/C)
Jalan Poros Sidrap-Soppeng Rusak Parah
×

