MAKASSAR, BKM — Kebutuhan uang tunai masyarakat jelang lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah bakal meningkat. PT Bank Mandiri sebagai salah satu bank terdepan dan terbesar dalam jumlah nasabah telah melakukan langkah antisipasi.
Seperti disampaikan Regional ECP Bank Mandiri Regional X, Herry Rukmana, untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan uang tunai masyarakat dibulan Ramadan dan jelang lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah di wilayah Sulawesi dan Maluku, Bank Mandiri telah menyiapkan dana sebanyak Rp1,850 triliun. Dana ini akan dialokasikan melalui mesin ATM maupun teller.
”Kami sudah melakukan persiapan dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan permintaan atau kebutuhan uang tunai sebelum dan setelah lebaran Idul Fitri. Terutama saat liburan dan cuti bersama,” ungkap Herry Rukmana di sela-sela acara buka puasa bersama Bank Mandiri Regional X dengan wartawan di Hotel Melia Makassar, Kamis (15/6).
Pada kesempatan tersebut, Herry juga mengemukakan tentang layanan perbankan berbasis teknologi informasi terkini. Dimana, memberikan banyak kemudahan dalam memperoleh informasi tentang seluruh produk perbankan sekaligus melakukan aktivitas transaksi keuangan. Yakni dengan melalui produk Mandiri Online.
Produk ini, menurut Herry, merupakan implementasi dari komitmen perseroan untuk terus berinovasi dengan teknologi informasi terkini dalam menciptakan nilai tambah dan kemudahan yang optimal. Targetnya, dapat meningkatkan transaksi dan loyalitas nasabah.
”Mandiri Online merupakan layanan perbankan online pertama yang bisa diakses sebagai portal dan aplikasi. Dengan fitur keamanan yang memanfaatkan metode otentifikasi terbaru. Terdapat dua bentuk layanan, yakni Mandiri Online Web dan Mandiri Online App,” jelas Herry.
Pada kesempatan tersebut, Herry juga menjelaskan tentang layanan pembayaran tol elektronik multi bank di jalan tol Makassar. Yaitu dalam bentuk kartu e-money yang akan mulai dilakukan pada 19 Juni 2017. (mir)
Bank Mandiri Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Uang Tunai
×

