pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

7.758 Ha Sawah di Wajo Gagal Panen

WAJO, BKM — Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan, mendata sebanyak 7.758 Hektare persawahan dikabupaten gagal panen. Hal itu dikatakan Plt Kadis Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Wajo, Ambo Epu. Senin (10/7) di ruang tunggu Bupati Wajo.
Menurut Ambo Epu, sekitar 11.251 hektare tanaman padi terendam banjir. Namun yang dianggap mengalami puso atau gagal panen berkisar 7.758 hektare.
“Itu sudah kami laporkan pada Kementerian Pertanian RI melalui Dinas Provinsi, untuk mendapatkan bantuan benih,” Tutur Ambo.
Ambo Epu mengaku bahwa tidak semua tanaman padi milik petani rusak gegara banjir. Alasanya, sejumlah lahan pertanian petani hanya sekedar dilalui banjir. “Banjir hanya melewati areal persawahan petani. Jadi tidak merendamnya sehingga padi milik petani tidak mengalami Puso dan tidak rusak,” Kata dia.
Berbeda dengan di wilayah pesisir Danau Tempe, pesisir sungai, dan di Kecamatan Belawa. Dikecamatan belawa memang daerah terendah. Sehingga tanaman padi petani digenangi banjir yang cukup lama sehingga mengakibatkan kerusakan dan gagal panen.
Berdasarkan data rincian pada kantor Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan, Petani yang mengalami gagal panen diantaranya Kecamatan Sabbang Paru 2381 hektare, Tanasitolo 271 hektare, Bola 1393 hektare, Belawa 2216 hektare, Maniangpajo 264 hektare, Pammana 133 hektare, Majauleng 481 hektare, Penrang 564 hektare dan Tempe 55 hektare. (*)



×


7.758 Ha Sawah di Wajo Gagal Panen

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar