pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pemkab Ancam tak Cairkan ADD

SIDRAP, BKM — Permasalahan air bersih dan sanitasi di Kabupaten Sidrap menjadi perhatian besar bagi Pemkab.
Bupati Sidrap, H Rusdi Masse menargetkan 100 persen air bersih dan sanitasi rampung hingga akhir masa jabatan di tahun 2018.
Tahun ini Pemkab Sidrap mengelontorkan Alokasi Dana Desa (ADD) di APBD sebesar Rp64 miliar untuk 68 desa di 11 kecamatan. Dana tersebut sebagian besar diperuntukkan membangun air bersih dan sanitasi.
Sekkab Sidrap, Sudirman Bungi mengatakan, pemanfaatan dana ADD yang bersumber dari kabupaten, tidak boleh membangun infrastruktur lain kecuali pembangunan air bersih dan sanitasi sudah mencapai 100 persen.
“Jangan coba-coba ada desa melanggar dari ketentuan yang ada. Sebab, sudah ada peraturan bupati tentang air bersih dan sanitasi. Kalau itu dilanggar, maka ADD-nya tidak akan dikeluarkan,” tegasnya saat membuka acara Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) III di aula SKPD, Selasa, (18/7).
Mantan Kepala Bappeda Sidrap itu mengatakan, masih ada 8 desa yang belum memiliki Pamsimas yakni Aka-kae, Sumpang Mango, Teteaji, Polewali, Wanio, Alesalewo, Passeno, dan Kalosi. “Saya harap ke delapan desa ini masuk dalam program Pamsimas III,” ucapnya.
Sementara, Kepala Bappeda Sidrap, Awaluddin mengatakan, tingkat capaian akses tersebut hingga akhir 2016 adalah akses air minum 82,60 persen dan untuk sanitasi 89 persen.
Untuk program Pamsimas sendiri, Kabupaten Sidrap sudah terlibat dalam program tersebut sejak tahun Pamsimas I 2008-2012, Pamsimas II 2013-2015, dan Pamsimas III 2016-2019.
“Itu sudah terdapat di 75 desa dan kelurahan dengan jumlah sambungan rumah sebesar 6.347 SR atau sudah melayani 25.268 jiwa,” tandasnya. (ady/D)



×


Pemkab Ancam tak Cairkan ADD

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar