pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

20 Persen Pejabat dan Lurah Berkinerja Buruk

MAKASSAR, BKM–Gerbong mutasi di lingkup Pemerintah Kota Makassar kembali akan bergulir. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto bahkan memastikan mutasi akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Danny sapaan akrab wali kota mengaku, sejumlah pejabat yang pernah dilantik di atas Kapal Phinisi di Anjungan Pantai Losari Makassar pada 2016 lalu belum memperlihatkan kinerja maksimal.
Bahkan sekitar 20 persen kinerja pejabat tersebut belum membuahkan harapan dalam membangun Kota Makassar dua kali lebih baik.
Sebelum melakukan mutasi, Danny hingga Kamis (27/7) masih melakukan evaluasi kinerja. Sejauh ini, wali kota melihat kinerja para pejabat dan lurah cukup baik khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menciptakan inovasi membantu mewujudkan Makassar lebih baik.
Meski demikian, ada juga pejabat dan lurah yang belum mampu menciptakan suatu program inovatif dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat di Makassar.
“Saya masih evaluasi semuanya dan masih memberikan kesempatan untuk berbenah khusus bagi ASN yang memiliki kinerja buruk. Bagi yang bagus, tetap saya harapkan untuk tidak puas diri dan tetap harus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” sebut Danny, kemarin.
Ditanya berapa persen pejabat dan lurah yang bekerja buruk, Danny menambahkan, kinerja dibawah rata-rata atau tidak sesuai dengan ekspektasisebanyak 20 persen.
“Pokoknya waktu dekat kita lakukan mutasi dan penyegaran. Apalagi masih banyak SKPD dan lurah kerjanya dibawah rata-rata sedikitnya 20 persen,” ungkap Danny.
Menyikapi hal itu, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Makassar, Abdi Asmara, mengatakan, ia mendukung langkah wali kota ingin memutasi pejabatnnya yang tidak sanggup menjalankan amanat wali kota.
“Biasa ji itu dek, kalau perlu semua usulan atau rekomendasi kita terhadap kinerja SKPD tidak maksimal itu menjadi penilaian wali kota, “ungkapnya saat di DPRD Makassar, Kamis (27/7).
Ketua Fraksi Demokrat ini juga menuturkan tidak ada alasan bagi seluruh SKPD untuk memprotes hal tersebut. Ia menyebutnya mutasi ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran di lingkup pemerintah kota. “Namanya butuh udara segar, pemkot juga butuh itu, “ucapnya.
Sementara sebelumnya Anggota Komisi A DPRD Makassar, Busranuddin Baso Tika meminta mutasi nantinya memilih orang-orang yang ingin bekerja baik dan memilih pejabat baru yang mempunyai kompetensi. (arf-ita)



×


20 Persen Pejabat dan Lurah Berkinerja Buruk

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar