PASANGKAYU, BKM — Bau limbah pabrik kelapa sawit PT Toscano meluas. Ratusan siswa SMPN 2 Bambalamotu, Kabupaten Mamuju Utara, Provinsi Sulawesi Barat, terpaksa menutup hidung menggunakan jilbab dan tangan saat belajar.
Kondisi ini membuat mereka merasa sangat terganggu. Sebelumnya, bau limbah sawit PT Toscano Indah Pratama ini juga dikeluhkan murid SD Inpres Kalola. Pada Jumat kemarin (28/7), tampak ratusan siswa SMPN 2 Bambalamotu ini terpaksa menggunakan jilbab dan tangannya untuk menutup hidung agar bau limbah pabrik sawit tersebut tidak terlalu terhirup.
Akibat dari bau limbah yang diduga dari pabrik PT Toscano Indah Pratama tersebut, ratusan siswa mengeluh dan tidak bisa konsentrasi belajar. Tina, salah seorang siswi SMPN 2 Bambalamotu, mengaku terganggu dengan bau limbah pabrik sawit yang kadang datang secara tiba-tiba dan baunya sangat menyengat.
”Baunya cukup menyengat dan juga sangat menganggu konsentrasi belajar,” tegas Tina.
Siti Aisyah, guru SMPN 2 Bambalamotu yang dikonfirmasi, mengatakan, bau limbah yang datang kadang tiba–tiba sangat mengganggu proses belajar mengajar. Karena bau limbah tersebut busuk bagai kotoran manusia. (ala/mir/b)
Bau Limbah Sawit PT Toscano Meluas
×

