LUWU, BKM — Juru bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Luwu Sul Arrahman melayangkan protes kepada Pemkab terkait adanya program Full Day School. FPG mendesak Wabup Luwu Amru Saher beserta jajarannya untuk mengkaji ulang program tersebut. “FPG meminta program Full Day School disikapi secara serius sebab sangat meresahkan orang tua siswa. Sisi lainnya adalah infrastruktur sekolah yang belum memadai,”tegas Sul Arrahman Wabup disela-sela Rapat Paripurna Laporan Keuangan
Pertanggung Jawaban (LKPJ) 2016 di Gedung DPRD Luwu, Rabu (2/8).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Luwu Andi Muharir didampingi Wakil Ketua I Arifin Andi Wajunna di hadiri Wakil Bupati Luwu Amru Saher bersama Kepala SKPD lingkup Pemkab Luwu.
Sedangkan tujuh fraksi lainnya yakni PAN, PPP, Hanura, PDIP, Demokrat, Gerindra dan Fraksi Gabungan umat memilih fokus pada LKPJ Bupati Luwu tahun 2016. Di rapat paripurna seluruh fraksi menyetujui pengesahanRanperda menjadi Perda LKPJ Bupati Luwu tahun 2016.
Meski disetujui namun sejumlah fraksi memberi catatan khusus terkait program Bupati Luwu dan jajarannya. Fraksi PPP misalnya meminta Pemkab meningkatkan PAD dan melakukan pengisian jabatan yang lowong.
Menanggapi hasil paripurna, Wabup Amru Saher memberi apresiasi atas persetujuan LKPJ 2016 dari Ranperda menjadi Perda sluruh fraksi.
“Pemkab memberi apresiasi atas dukungan pengesahan LKPJ 2016 dari Ranperda ditetapkan menjadi Perda. Komitmen menjalankan roda pemerintahan adalah semata untuk meningkatkan pembangunan baik infrastruktur maupun roda perekoniman rakyat di Kabupaten Luwu,”papar Amru (wan/C)
FPG Protes Full Day School
×

