PASANGAN bakal calon gubernur Nurdin Abdullah-Ahmad Tanribali Lamo (NA-TBL) dipastikan masih tetap solid, meski banyak diterpa isu bila NA akan meninggalkan TBL lantaran adanya desakan dari elit partai politik.
Hal tersebut dikemukakan pemerhati politik yang juga Direktur PT Indeks Politica Indonesia (PT IPI) Suwadi Idris Amir, Rabu (2/8). Suwadi mengemukakan keputusan politik NA yang menggandeng TBL berpaket sejak dini tidak akan berubah.
Alasannya, sebab NA sejak awal mencari figur yang syarat pengalaman di birokrasi, serta sejiwa, se visi, dan memiliki misi yang sama untuk Sulsel kedepan, “Dan NA menemukan itu pada sosok seorang TBL, dimana kita semua tahu, TBL berkiprah di militer hingga berpangkat Mayor jenderal, lalu beralih fungsi ke Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan menjabat Dirjen Kesbangpol selama 5 tahun, kemudian TBL pernah ditugaskan menjabat PLT gubernur Sulsel, Maluku Utara, Papua Barat, dan Sulteng,”ujar Suwadi. Menurutnya, pengakaman itulah yang membuat TBL seksi dimata NA dan seluruh pendukungnya.
Selain itu, pertimbangan geopolitik yang saling menguatkan.
Tak hanya itu, dukungan elektoral NA-TBL masih berada diposisi teratas dibanding pasangna lain.
Untuk itu menurut Suwadi, sangat kecil kemungkinannya NA berpisah dengan TBL, sebab selain mereka solid, elit politik pun sudah mulai memahami kedua figur tersebut.
Sebelumnya sekretaris DPW Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif mengemukakan bila paket NA-RMS hanya wacana belaka. “Tidaklah, itu hanya wacana,”ujar Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel ini. (rif)
NA-TBL tetap Solid
×

