SOPPENG, BKM — Bagi masyarakat khususnya yang akan mencari pasangan hidup melalui media sosial perlu hati-hati. Jangan sampai hanya modus untuk mencari keuntungan dengan cara-cara penipuan
Seperti yang dialami salah seorang PNS Pemkab Soppeng WW (36).
WW berkenalan dengan salah seorang yang mengaku dokter dengan status janda beranak dua dan kini bertugas di Bali. Sang dokter janda palsu mengaku bahwa sebelumnya ia pernah bertugas disalah satu Puskesmas di Kabupaten Soppeng sehingga ia mengaku kenal dengan sejumlah pejabat penting di Soppeng.
Oleh WW percaya begitu saja. Karena hampir semua tahu kondisi Soppeng sampai kepada tokoh tokoh masyarakat Soppeng. Sehingga gayung pun bersambut. Melalui pihak keluarga WW semakin intensif ingin mengenal lebih jauh kehidupan pribadi sang dokter dan semua persyaratan yang diinginkan sang dokter janda palsu telh dipenuhi WW.
Persyaratan utama bagi sang dokter janda yang ingi menikahinya adalah harus PNS. Begitu juga sebaliknya kriteria calon istri WW harus seorang dokter. Meskipun status janda tapi ia memiliki beberapa Rumah Sakit bahkan ia mengaku salah satu pemegang saham di sebuah Rumah Sakit swasta terkenal.
Inilah yang membuat keluarga WW yakin karena selain dokter ia juga pengusaha di bidang kesehatan. Melalui media sosial pihak WW menyatakan keinginannya melamar. Lamaran pun diterima sang dokter janda palsu.
Sehingga diaturlah jadwal pertemuan keluarga dan disepakati pertemuan di salah satu hotel berbintang di Makassar. Sebelum pertemuan, sang dokter meminta WW menyiapkan satu set perhiasan emas untuk dibawah saat lamaran. Celakanya sang dokter menyarankan kepada WW agar perhiasan emas dibeli di Bali dengan alasan emas di Bali kualitasnya baik.
Keluarga WW setuju lalu mengirim sejumlah uang hingga jutaan rupiah kepada sang dokter.
”Setelah uang ditransfer pada salah satu rekening yang dikirim sang dokter, hari itu juga akun tersebut langsung terblokir. Kami baru percaya ternyata penipuan,” ujar keluarga WW kemarin. (fir/d)
PNS Tertipu Dokter Janda Palsu
×

