MAMUJU, BKM — Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagtrian) Provinsi Sulbar memberikan pelatihan berbasis teknologi kepada para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang ada di Kabupaten Mamuju.
Kepala Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Sulbar, H Bahtiar HS, SE. SH kepada BKM di ruang kerjanya baru-baru ini, mengatakan, pelatihan kewirausahaan berbasis teknologi kepada para pelaku UKM di Kabupaten Mamuju bertujuan agar mereka dapat lebih meningkatkan kualitas pemahaman dalam menjalankan usahanya dengan lebih baik lagi.
”Pelatihan kewirausahaan yang diberikan kepada para pelaku UKM di Mamuju ini agar mereka mampu lebih mengetahui tata cara melaksanakan program usahanya dengan menggunakan aplikasi berbasis teknologi. Kalau ini dapat dilaksanakan secara baik, maka para UKM yang mengikuti pelatihan ini nantinya akan mampu mengembangkan usahanya dengan menggunakan aplikasi teknologi,” ujar Bahtiar.
UKM dari Mamuju yang ikut dalam pelatihan ini sebanyak 30 orang. Dengan setelah selesai mengikuti pelatihan, nantinya mereka akan mampu bersaing untuk meningkatkan kualitasnya. Sehingga ke depannya, para pelaku UKM di Mamuju ini akan mampu bersaing dalam era persaingan bebas seperti sekarang ini.
Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi pada Dinas Kopdagtrian Sulbar, Drs Petrus Iminggus, MM, yang ditemui BKM menjelaskan, adanya kegiatan pelatihan berbasis teknologi kepada para pelaku UKM di Mamuju yang telah dilaksanakan Dinas Kopdagtrian baru-baru ini, bertujuan untuk lebih meningkatkan kualitas dan kemampuan para pelaku UKM di Mamuju.
Nantinya diharapkan mereka akan mampu melakukan aktivitasnya dalam mendorong kemajuan pada usahanya. Yang jelas, kata Petrus Iminggus, langkah yang dilakukan pihak Dinas Kopdagtrian Sulbar nantinya akan mendorong para pelaku UKM di Sulbar khususnya kepada UKM di Mamuju, agar lebih mampu meningkatkan kualitas dalam mengelola usahanya. Sehingga dapat memajukan ekonomi di wilayah masing-masing termasuk di Mamuju,” papar Petrus Iminggus.
Adi Nugroho dari BNI yang tampil sebagai pemateri, menuturkan, jika pelaku UKM telah mampu menguasai teknologi dalam menjalankan usahanya, maka mereka akan mampu meningkatkan dan mengembangkan usahanya.
Dengan menguasai sistem IT atau memahami teknologi, kata Adi, maka pengusaha itu akan mampu memberikan dampak positif sangat besar bagi pelaku UKM utamanya di Mamuju.
”Tentang KUR yang merupakan program pemerintah pusat, memang sudah ada dananya. Tapi tentu ada sebuah mekanisme atau persyaratan yang harus dipenuhi para pelaku UKM. Terutama soal sistem teknologinya,” ujar Adi. (ala/mir/c)
Dinas Kopdagtrian Sulbar Latih Kewirausahaan Berbasis Teknologi
×

