PASANGKAYU, BKM — Walau diguyur hujan deras, ratusan budayawan dan seniman di Kabupaten Mamuju Utara (Matra), Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) antusias memeriahkan festival budaya. Kegiatan ini menampilkan sejumlah tarian tradisioanal.
Hujan deras yang mengguyur Tanjung Babia, Pasangkayu, tak menyurutkan antusias para seniman dan masyarakat untuk berjalan sejauh kurang lebih dua kilometer dari rumah jabatan (Rujab) bupati menuju Tanjung Babia.
Pelepasan ratusan seniman dari Rujab Bupati Matra menuju tempat pelaksanaan di Tanjung Babia ini menampilkan sejumlah tarian tradisional. Selain itu, para peserta juga mengenakan baju adat dari berbagai daerah.
Tak kalah menarik dan mencuri perhatian masyarakat saat kuda pattudu (Kuda Menari) ditumpangi gadis berparas cantik memasuki tempat acara. Selain kuda pattudu, atraksi kuda lumping pun tak kalah memukaunya. Walau diguyur hujan deras, atraksi ini menjadi tontonan menarik masyarakat yang turut hadir menyaksikan festival budaya yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju Utara.
Acara yang di gelar selama tiga hari ini dibuka langsung Bupati Matra, Agus Ambo Djiwa dan dihadiri ratusan seniman di Kabupaten Matra maupun dari luar Kabupaten Matra yang telah diundang panitia pelaksana.
I Nyoman Suandi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju Utara, mengatakan, pagelaran festival budaya ini dihadiri ratusan seniman dan budayawan untuk menampilkan tarian selama tiga malam setelah acara pembukaan.
”Panitia telah mengundang sekitar empat ratus seniman dan budayawan dari berbagai etnis serta pelaku seni tradisional yang akan tampil selama tiga malam secara berturut turut,” terang I Nyoman Suandi, Kadis Pariwisata. (ala/mir/c)
Ratusan Budayawan dan Seniman Meriahkan Festival Budaya di Matra
×

