POLITISI Partai Golkar H Ansar Zainal Bate menanggapi santai surat pemberhentian dirinya sebagai ketua DPRD Gowa dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar. Bahkan Ansar Zaenal Bate tidak menunjukkan kegusarannya hanya karena adanya surat usulan pergantian dirinya sebagai ketua dewan. Menurutnya, keputusan DPP Golkar memberhentikan dirinya sebagai ketua dewan dan menunjuk Andi Muh Ishak sebagai penggantinya, diakuinya wajar-wajar saja. “Itu kan keinginan partai dan saya sebagai kader tidak masalah. Mungkin saja DPP punya alasan kenapa harus memberhentikan saya. Biarkan saja deh,”kata Ansar di Sungguminasa Gowa, Senin (14/8).
Ansar malah menilai bahwa apa yang dilakukan DPP itu adalah keinginan partai. ” Kalau saya sih kembalikan ke aturan partai saja karena ada aturan yang mengatur itu semua. Ini hal normatif. Akh, hal seperti ini biasa. Dan sebagai kader yah saya siap diposisikan sebagai apa saja dari partai sepanjang partai meminta,” kata Ansar tersenyum.
Menurut dia, apa yang dikeluarkan DPP itu wajar terjadi. Bahkan Ansar menilai keputusan DPP itu pasti ada alasannya. Termasuk saya juga kalau tenang-tenang begini saya juga ada alasan kan kenapa tidak gusar-gusar ji,” kilahnya lagi.
Sebelumnya, Andi Muh Ishak yang ditemui koran ini pekan lalu membenarkan bila dirinya telah menerima surat dari DPP Golkar terkait persetujuan penggantian Ketua DPRD Gowa.
Seperti diberitakan koran ini sebelumnya, ketua umum DPP Golkar Setya Novanto telah mengeluarkan surat bernomor 13.1198/Golkar/VII/ 2017 tertanggal 31 Juli 2017 perihal persetujuan penggantian Ketua DPRD Kabupaten Gowa dari tangan H Ansar Zaenal Bate ke Andi Muh Ishak dan ditindak lanjuti Ketua DPD Partai Golkar Sulsel, HM Nurdin Halid dengan mengeluarkan surat No 125/DPD-1/PG/VIII/2017 tertanggal 11 Agustus 2017 kepada Ketua DPD Partai Golkar Gowa agar menindaklanjuti proses penggantian tersebut. (sar/rif)
Tersenyum Dinonjobkan Sebagai Ketua DPRD Gowa
×

