SIDRAP, BKM — Pemerintah pusat dan Pemkab Sidrap mengucurkan Alokasi Dana Desa (ADD) ke 68 desa di 11 kecamatan sebesar Rp 119 miliar.
Dana sharing terdiri dari APBN Rp55 miliar dan APBD Rp 64 miliar.
Kepala Seksi Keuangan dan Aset Desa Pemdes Sidrap, Mustamin, Senin, (21/8) mengatakan ADD Sidrap tahun ini mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp12 miliar lebih.
Untuk itu, puluhan figur berbaur masuk dalam Pilkades serentak di 17 desa di 8 kecamatan, pada 14 September mendatang.
Dengan dana yang begitu banyak, mereka ingin membangun desa ke arah yang lebih baik, tentunya untuk kesejahteraan rakyat, jika terpilih dalam Pilkades.
Tercatat, ada 53 Cakades yang ikut bersaing di 17 desa untuk memperebutkan kursi Kades. Tingginya ADD membuat banyak calon tergiur untuk ikut bertarung.
Sekkab Sidrap, Sudirman Bungi berharap adanya peningkatakan anggaran desa, maka diminta kepada Kades terpilih agar mengelolah dana desa dengan baik.
“Ini harus disertai kemampuan dan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaannya agar tidak terjadi kesalahan,” jelasnya.
Kades juga diimbau agar pembuatan laporan pertanggung jawaban dilaksanakan tepat waktu.
Sebelumnya, Kepala Bappeda Sidrap, Awaluddin mengatakan, ADD diperioritaskan kepada belanja wajib Siltap dan operasional pemerintahan dan BPD. (ady/C)

