MAKASSAR,BKM — Personel dari Satuan Narkoba Polrestabes Makassar menggerebek Tempat Hiburan Malam (THM) Barcode yang terletak di Jalan Amanagappa, Minggu dinihari (27/8). THM ini disinyalir menjadi tempat penyalahgunaan serta transaksi narkoba jenis sabu.
Ketika polisi yang mengenakan pakaian preman masuk dalam THM, pengunjung tampak kaget. Sebagian diantaranya langsung berdiri dari tempat duduknya, lalu menuju pintu dan bermaksud hendak keluar.
Namun aparat sudah mengantisipasinya. Pengunjung tersebut disuruh untuk masuk kembali. Mereka tidak diperbolehkan meninggalkan ruangan guna menjalani pemeriksaan.
Wakasat Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Fajrin mengemukakan, sudah beberapa kali THM Barcode digerebek dan digeledah oleh anggotanya. ”Informasi yang kami terima, THM tersebut sering dijadikan tempat transaksi narkoba oleh pengunjungnnya,” ujar Fajrin.
Hanya saja, tambah Fajrin, saat penggerebekan terakhir dilakukan Minggu dinihari, polisi tidak menemukan satupun pengunjung yang membawa dan mengonsumsi narkoba.
Seusai di THM Barcode, tim gabungan yang membawa serta anjing pelacak itu melanjutkan razia di THM lain. Yang disasar adalah THM Hexagon di Jalan Pattimura dan VIP di Jalan Latimojong.
Hasil dari penyisiran malam itu, petugas mengamankan empat orang yang diduga terindikasi penyalahgunaan narkoba. Mereka dibawa dari tempat berbeda, yakni THM Hexagon dan VIP.
IT yang berusia 24 tahun, diamankan karena ditemukan pada dirinya barang bukti berupa satu linting tembakau gorilla. Begitu juga dari TP (24), serta AF (21) yang merupakan mahasiswa. Keduanya didapati membawa selinting tembakau gorilla.
Sementara AH (28), diamankan petugas karena membawa obat daftar G jenis somadril.
Kasat Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Diari Estetika mengatakan, razia THM ini dilakukan untuk mencegah peredaran narkoba.
”Dari razia yang dilakukan di THM, kami amankan empat orang. Dari tangannya ditemukan barang bukti. Satu orang diamankan karena ditemukan barang bukti obat daftar G. Sementara tiga lainnya membawa tembakau gorilla,” jelas Diari, Minggu (27/8).
Dengan temuan itu, Diari menegaskan, membuktikan jika THM rentan menjadi tempat penyalahgunaan narkoba. ”Kita sengaja membawa anjing pelacak agar mudah mengetahui adanya narkoba yang disembunyikan,” tandasnya.
Sebelum mendatangi sejumlah THM, polisi juga melakukan razia di Kampung Atlas Jalan Tinumbu. Sasarannya para pengedar dan bandar narkoba. Namun, target operasi yang dicari tak ditemukan ditemukan di tempat ini. (jul-ish/rus)
Pengguna Tembakau Gorilla Terjaring Razia di THM
×

