WAJO, BKM — Meski tengah dihantui tak tuntasnya proses perekaman E-KTP, yang menjadi dasar penentuan DP4 (Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan). Namun KPU Kabupaten Wajo tetap berupaya meningkatkan jumlah pemilih yang ada di wajo, baik untuk Pilbup maupun Pileg dan Pilpres mendatang. Salah satunya dengan menyasar para pemilih pemula.
KPU Kabupaten wajo, Sabtu (26/8) di MTS 2 Pondok Pesantren Asadiyah Sengkang, Wajo melakukan sosialisasi yang diikuti 600 siswa.
Ketua Bidang Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat KPU Wajo, Haedar, S. Pdi dalam arahannya bahwa pentingnya membangun genersi yang sadar berdmokrasi. Karena negara yang kuat disaat semua elemen bangsanya mampu memahami arti berbangsa dan bernegara.
“Maka untuk itu para generasi kita penting untuk memahami demokrasi pancasila sedini mungkin,” katanya.
Menurut Haedar usia dini harus didorong untuk memahami apa itu demokrasi. Asas demokrasi serta pentingnya pemilu dalam demokrasi.
Selain hal tersebut manfaat lain dari pemahaman dokrasi generasi pihaknya juga didorong untuk dewasa dalam perbedaan, maka untuk itu sesuai panyampaian KPU, pemilu tersebut adalah salah satu hal memberikan pembelajaran berharga bagi mereka.
Sementara, Ketua Divisi Perencanaan Program dan Data, Andi Tenri Sampean menambahkan jika sasaran sosialisasi pemilu yang kini menjadi salah satu target pihaknya yakni kalangan pemilih pemula. Karena itu, sampai saat ini KPUD Wajo sendiri terus menyasar sekolah-sekolah, khususnya tingkat SMA dan SMK.
“Sosialisasi ke sekolah-sekolah ini memang yang saat ini kami genjot. Karena di sekolah menjadi tempat para pemilih pemula. Baik itu untuk pemilih pemula yang mungkin mulai mencoblos pertama kali saat Pilbup, atau mungkin saat Pilpres mendatang. Dan jumlah pemilih pemula ini pun jumlahnya cukup banyak,” (*)
KPU Sosialisasi Pemilu di Sekolah
×

