BARUGA, BKM — Warga Desa Baruga, Kecamatan Pa’jukukang meminta agar Pemkab Bantaeng membangun halte bus sekolah di Baruga.
“Kami berharap, kiranya Pemkab membangun halre bus sekolah di Baruga”, ujar Asma, Senin (28/8).
Dikatakan Asma, sebagai ibu rumah taagga, dia kerepotan mengantar anaknya setiap pukul 06.00 wita ke halte di Kampong Bakara, Desa Pa’jukukang. Pasalnya, antara rumahnya di Baruga dengan halte di Kampong Bakara berjarak 7 kilometer.
Hal senada disampaikan Nongpo. Dia mengaku setiap pagi sebelum ke sawah, harus mengantar anaknya ke halte di Kampong Bakara. Putera Nongpo bersekolah di SMP dalam kota, yang berjarak 15 kilometer.
Kadis Perhubungan Bantaeng, Andi Baso Fahrir, saat dikonfirmasi, mengatakan, sebenarnya rute bus sekolah dari Pelabuhan Mattoanging di bagian barat Bantaeng sampai ke Pantai Marina di timur kota Banteng.
Kadis mengaku tidak tahu kalau bus sekolah tersebut hanya memutar di halter Kampong Bakara. “Nanti saya minta pejabat teknis memanggil sopir yang bersangkutan untuk dikonfirmasi”, katanya.
Dijelaskan Andi Baso, bahwa bus tersebut parkir di belakang SPBU di Pantai Marina. “Selama ini, setahu saya, bus sekolah sampai di Pantai Marina dan parkir di belakang SPBU”, terangnya.
Meski demikian, Kadis mengaku belum ada halte di tepi jalan poros di Baruga. Hal ini, kata dia, dikarenakan belum ada anggaran untuk pembangunan halte. “Dana yang digunakan membangun halte yang sudah ada, bersumber dari APBN”, jelasnya.
Saat ini, lanjut Andi Baso, baru 8 halte di 8 titik yang sudah terbangun, dari 17 halte yang direncanakan. “Kami programkan 17 halte. Tapi baru 8 yang bisa terealisasi sesuai anggaran yang diterima dari dana APBN”, pungkasnya. (wam/C)
Warga Minta Halte di Baruga
×

