MAKASSAR, BKM — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan kampanye hemat energi dengan menyasar murid sekolah dasar.
Sebanyak 1000 murid dari sekitar 30 sekolah di Makassar ikut dalam kegiatan kampanye hemar energi yang digelar di SDN Unggulan Monginsidi I, Selasa (29/8).
Kepala Sub Bidang Pengawasan Konservasi dan Energi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM,
Agung Prasetyo menjelaskan energi jadi kebutuhan dasar manusia selain pangan dan air.
Seluruh aspek kehidupan butuh energi. Kebutuhan akan energi saat ini cukup besar. Padahal cadangan minyak terus menurun. Karena itu, dikampanyekan
hemat energi karena lebih gampang dibanding menyediakan listrik sebesar satu kilowatt.
“Untuk mulai hemat energi harus ada perubahan perilaku. Sosialisasi harus diintensifkan. Khususnya di kalangan anak sekolah untuk merangsang pengetahuan siswa membentuk perilaku hemat energi, “ungkap Agung.
Di lingkungan anak sekolah, kata Agung, dilakukan kampanye 3M yakni mematikan lampu yang tidak digunakan,mencabut kabel listrik jika tidak berfungsi, serta menjaga suhu AC di angka 25 derajat.
Ditargetkan, melalui kampanye ini, mampu memangkas penggunaan energi hingga sebesar 10 persen.
Sementara Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan
Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Makassar, Ahmad Hidayat mengapresiasi kampanye hemat energi tersebut di sekolah-sekolah.
Dia mengemukakan, hemat energi merupakan salah satu bagian yang harus dipenuhi dalam rangka mewujudkan sekolah adiwiyata. Sementara target Pemerintah Kota Makassar, tahun depan SD bisa memenuhi standar jadi sekolah adiwiyata.
“Sekolah Adiwiyata mendorong bagaimana penghematan energi listrik,” ungkapnya.
Kampanye hemat energi di SD Unggulan Monginsidi I dilaksanakan dalam bentuk lomba. Diantaranya lomba mendongeng, kuis Rangking Satu, pertunjukan seni, lomba mewarnai maupun game-game. (rhm)
Kementerian ESDM Libatkan 1.000 Murid
×

