GOWA, BKM — Daku Yang Tertinggi Teramat Mulia (DYTTM) Tuanku Karameng Sakti Tuan Raja Azhar Syah Al Sakti Ibni DYTTM Tuan Raja Wahab Syah Al Sakti dari Majelis Kesultanan Hasanuddin Keturunan Raja Sakti Malaysia tiba di Makassar, Rabu (30/8) sekitar pukul 11.30 Wita.
Kedatangan Tuanku Karameng Sakti yang didampingi istrinya DYTTM Tungku Saharawati Yang Baiduri Nuhema binti Dato Seri Pang Murai Tengku Karim serta keluarganya itu disambut hangat Pemkab Gowa diwakili Wakil Bupati, Gowa, H Abd Rauf Malaganni bersama isteri, Ketua TP PKK Gowa, Priska Paramita Adnan, isteri bupati Gowa, Ketua DPRD Gowa, H Ansar Zaenal Bate bersama isteri, Sekkab Gowa, H Muchlis bersama isteri serta Kapolres Gowa, AKBP Aris Bachtiar dan Dandim 1409, Letkol Inf Al Amin Sarmono bersama isteri dan sejumlah pejabat lingkup Pemkab Gowa.
Sesaat turun dari pesawat dan disambut pejabat Pemkab Gowa di pintu kedatangan Bandara Sultan Hasanuddin, Tuanku Karameng Sakti bersama rombongan disambut tari Pa’dupa yabg ditampilkan para penari asal Sanggar Ikambe, Dusun Tabbuakkang, Desa Katangka, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa.
Sesaat meninggalkan Bandara menuju Hotel The Rinra Makassar didampingi Wabup Gowa, Tuanku Karameng Sakti membagikan uang selebaran 100 ringgit kepada anak-anak kecil yang ditemuinya di Bandara.
Di Hotel The Rinra, sesi santap siang bersama diwarnai penyerahan cinderamata dari DYTTM Tuanku Karameng Sakti Tuan Raja Azhar Syah Al Sakti Ibni DYTTM Tuan Raja Wahab Syah Al Sakti tersebut, menuju Rumah Potong Hewan (RPH) di Tamarunang, Kabupaten Gowa. Di RPH ini, Tuanku Karameng Sakti yang membawa 100 orang kerabat kesultanan tersebut menyerahkan bantuan hewan kurban.
Sekkab Gowa, H Muchlis dalam penyambutannya berharap, semoga kunjungan ini kembali pertautkan dengan serumpun. ”Pertautan ini menjadi berkah terhadap Gowa-Malaysia dan berkah untuk Indonesia-Malaysia,” kata Muchlis.
Sementara itu, putra sulung Tuanku Karameng Sakti Raja Kelantang bernama DYTTM Mega Seri Muh Syahrul Nizam yang juga adalah Asisten Pejabat Menteri Besar Pariwisata Kelantang menjelaskan, tujuan kunjungan Keturunan Kesultanan Hasanuddin yang diagendakan 10 hari ke depan ini sekadar kunjungan silaturahmi ke Makassar Gowa untuk menjejakkan leluhur dan mengeratkan silaturahmi kedua pihak.
”Kesultanan Hasanuddin akan berkeliling nusantara dan semata-mata untuk mengeratkan hubungan silaturahmi saja. Kita sebenarnya bukan lagi serumpun tapi sedarah. Dan saya mewakili paduka ayahanda menyampaikan tujuan kunjungan ini yang turut disertai Menteri Pembangunan Islam,” jelas Mega Seri Muh Syahrul Nizam gang masih belia ini.
Dijelaskan, hubungan sedarah yang dimaksud berkerabat dengan Diraja Kelantang adalah hubungan sedarah oleh ibu lelulhur Raja Kelantang dengan Daeng Parani yang merupakan Panglima Perang Sultan Hasanuddin yang lari ke Malaysia saat penjajahan dan sekarang makamnya ada di Kedah Kelantang.
”Dan besok pagi (hari ini Kamis, 31 Agustus) akan melakukan ziarah ke makam Sultan Hasanuddin,” tambah Abd Halik Dg Mabe selaku staf l Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCG) Sulsel. (sar/mir)
DYTTM Karameng Sakti Tuan Raja Azhar Syah Sambangi Gowa
×

