pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kerja Parkir Demi Kebutuhan Hidup

MAKASSAR, BKM — Meski usianya masih tergolong muda 16 tahun tapi tak masalah bagi Ramlah. Dia rela menekuni profesi sebagai tukang parkir demi membantu ibunya memenuhi kebutuhan hidup sehari-sehari.
Ramlah anak kedua dari dua bersaudara dari pasangan alamrhum Rasyid/Juniati. Bersama ibunya Ramlah tinggal di kos-kosan Jalan Kebun Sayur Kecamatan Soreang Parepare.
Ramlah ikut kakaknya Nurcahaya kerja juru parkir di Pasar Lakessi Kecamatan Soreang. Setiap hari harus bangun subuh untuk mengatur kendaraan yang parkir di wilayah kerjanya dan pulang pukul 21.30 Wita. Ramlah sejak usia 4 tahun ditinggalkan oleh ayahnya saat berada di Malaysia, disana dulunya tinggal, setelah ayahn ya meninggal baru pulang ke Kota Parepare.
Juniati ibu Ramlah ini kerjanya pangkas rambut keliling, dan kerja apa saja yang bisa menghasilkan uang halal. Melihat orangtuanya susa mencari uang dia pun ikut sama kakaknya parkir di Pasar Lakessi. Setiap hari mampu mengumupulkan Rp 15.000.
”Saya simpan untuk kebutuhan hidup dan untuk acara ulang tahun saya tahun depan,”katanya. Ramlah memilih tidak melanjutkan sekolahnya karena sering bertengkar dengan guru. Selain itu ia juga tidak sanggup lagi karena biaya sekolah tidak ada. Saat itu ia masih duduk dibangku kelas 4 SDN 23 Kebun Sayur.
”Saya malas ke sekolah karena sering bertengkar dengan ibu guru,”katanya.
Menurutnya setiap bulan harus merogok kocek Rp 250 ribu per bulan untuk membauar sewa kos belum termasuk biaya hidup saya bersama ibunya yang kerjanya tidak menentu.
”Baru satu minggu kerja ikut juru parkir bersama kakak, itupun kakak saya belum bisa membebaskan saya sendiri menjadi juru parkir, masih ikutan sama kakak saya,”jelasnya. (smr/D)



×


Kerja Parkir Demi Kebutuhan Hidup

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar