MAMUJU, BKM — Pertanian tampaknya tetap menjadi sektor yang akan terus dikembangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju. Ini merupakan salah satu upaya Pemkab Mamuju dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Mamuju, Mulyadi, di Mamuju, Senin (4/9), meski produksi pertanian di Mamuju saat ini telah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Namun pihaknya akan terus berupaya melakukan peningkatan produksi. Salah satunya dengan melalui program perluasan areal pencetakan sawah dan peningkatan produktivitas melalui intensifikasi pertanian.
Peningkatan produksi pertanian di daerah ini, sejalan dengan komitmen Pemkab Mamuju yang menempatkan sektor pertanian sebagai lokomotif pembangunan daerah. Hal ini didasarkan pada kondisi masyarakat yang sebagian besar masyarakat bermata pencaharian sebagai petani.
Sehingga tentu proses pembangunannya lebih diprioritaskan pada sektor petanian. Apalagi, visi dan misi bupati, yakni sektor pertanian sebagai lokomotif pembangunan ekonomi dan menjadi tulang punggung pembangunan. Sehingga banyak program yang diprioritaskan untuk pembangunan pertanian.
Salah satu upaya dalam pendukung peningkatan produksi pertanian, yakni bantuan 28 unit handtractor atau traktor tangan kepada para petani. Bantuan ini bersumber dari APBD Kabupatan Mamuju pada 2017.
Selain itu, setiap tahun Pemkab Mamuju memberikan bantuan benih, pompanisasi maupun perluasan areal atau eksentifikasi atau perluasan lahan pertanian. Selain dari Pemkab Mamuju, pemerintah pusat juga memberikan bantuan baik sarana dan prasarana maupun pengembangan sumber daya manusia (SDM). (int)
Mamuju Prioritaskan Sektor Pertanian
×

