pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pemkab Gandeng Badan Geospasial

LUWU, BKM — Pemkab Luwu mengandeng Badan Informasi Geospasial (GIB) tentang layanan Pemetaan satu pintu berbasis data dan terkoneksi. Penandatangan Memorandum of Undestanding (MoU) dilakukan, Senin (11/9) di Kantor Pusat BIG Cibinong Bogor Jawa Barat.
Pemkab diwakili Wabup Luwu Amru Saher didampingi
Ketua DPRD Luwu Andi Muharir, Ketua Komisi II DPRD Luwu Ikhlas Redang, Kepala Bappeda Muhammad Rudi, Kepala BP3M Luther Bijak, Kadis Kominfo Anwar Usman, Sekdis Perumahan dan Pemukiman Sofyan Thamrin serta tim Gugus Tugas Pemetaan Satu Pintu Pemkab Luwu.
Sedangkan GIB hadir Sekertaris Utama (Sestama) Siti Suparwati dan jajaran BIG RI Pusat.
Usai penandatangan MoU, Wabup menjelaskan MoU ini untuk mendorong kemajuan program pemerintah Luwu untuk mendukung majunya tingkat kesejahteran masyarakat. Amru menuturkan di Luwu mendapatkan bantuan dana hibah IMEF 3 dari Amerika Serikat tentang peningkatan SDM berbasis GIS.
Pihaknya jelas Wabup sudah melakukan pelatihan dan sekaligus membagi gugus tugas lalu kenapa kita melakukan kerjasama ini bertujuan memperkuat pengolahan data Pemkab Luwu dan mempelancar pengambilan keputusan di Kabupaten Luwu yang berbasis data dan peta yang terkoneksi dengan semua daerah. ”Insya Allah kedepan kebutuhan kita terhadap media data dapat tersedia setelah menandatangi MoU ini,” ujar Amru.
Sementara Sestama Badan Informasi Geospasial (BIG) RI Pusat Titi Suparwati menjelaskan BIG memang memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan yang berbasis data terkoneksi, kedatangan jajaran Pemkab Luwu yang dipimpin Wabup Luwu Amru Saher.
”Saya apresiasi kerjasama ini,” jelas Titi Suparwati.
Dia menambahkkan dibentuknya tim gugus Geospasial di Luwu adalah otomatis dapat membantu program pemetaan data satu pintu dan terkoneksi satu dengan yang lainnya. Data Geospasial datanya sesuai fakta “Bagaimana kita membangun sesuatu daerah ketinggian. Bagaimana kita mau berinvestasi tentu butuh data peta akurat satu pintu, inilah peran data Geospasial,”jelas Titi.
Titi menyebut MoU dengan Pemkab Luwu merupakan satu satunya MoU dari daerah tingkat II di Sulsel. Ini menjadi MoU percontohan soal penguatan SDM dan penguatan data untuk membantu meningkatkan peran gugus tugas geospasial di Kabupaten Luwu
Sementara Kepala Bappeda Muhammad Rudi menambahkan pihaknya sudah melauncing program satu peta dan kita sudah dilatih soal GIS dasar. ”Kami hampir semua SKPD memiliki peta dasar yang berbeda beda. Saya berharap kebijakan yang kami lakukan bisa terkoneks dengan BIG,” paparnya. (wan/C)



×


Pemkab Gandeng Badan Geospasial

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar