SIDRAP, BKM — Tim Serapan Gabah Petani (Sergap) Markas Besar (Mabes) TNI Angkatan Darat (AD) melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Gedung Bulog Sidrap, Kamis (14/9).
Tim Sergap mengecek kesiapan Sidrap dalam penyerapan gabah musim tanam Oktober-Maret (Okmar). Keduanya Kolonel Bambang Sulisyantoro dan Kolonel Rahman tiba di Kabupaten Sidrap. Selain gudang Bulog, tim juga mengecek Penggilingan Beras (PB) Mojong milik H Halim guna memastikan capaian serap gabah oleh Tim Sergap Kabupaten.
Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf Eko Paskah HN mengatakan tim Sergap Mabes TNI melakukan pemantauan sejumlah Gudang Semi Permanen (GSP) dan Gudang Bulog Baru (GBB) milik Bulog Sidrap.
“Tim Sergap ini mengunjungi gudang Bulog untuk mengecek penyerapan gabah petani,” ujar Dandim.
Kolonel Bambang menambahkan sebelum ke Sidrap pihak telah melakukan pemantauan ke Kabupaten Polman.
“Tugas kami memastikan serapan gabah daerah Kodim 1420 Sidrap bisa tercapai sesuai dengan target yang ditetapkan,” katanya.
Dia menambahkan secara teknis pembelian gabah petani dilakukan Bulog sementara Satgas Sergap mendukung kinerja Bulog dalam melakukan serapan gabah dari petani sehingga target bisa tercapai.
“Tim Sergap Kabupaten wilayah Kodim 1420 Sidrap diberi target berapa serapan gabah petani itu. Kita mau lihat ada kendala atau tidak, kalau ada dimana kendalanya, kemudian dicarikan solusinya, tujuannya tentu saja untuk menjaga ketahanan pangan,” tandasnya.
Kepala Sub Divre Bulog Sidrap, Muhammad Taufik, mengatakan, target penyerapan gabah melebih yakni 400 ton perhari, kini sudah mencapai 1000 ton perhari.
Untuk target pengadaan beras sendiri, Bulog Sidrap menargetkan pengadaan awal mencapai 88 ribu ton. Khusus Sidrap, ditarget 75 ribu ton dan selebihnya 13 ribu dari Kabupaten Soppeng.
”Kami optimis tahun ini bisa mencapai target dalam rangka peningkatan pengadaan stok beras nasional tahun 2017. (ady/C)

