MAKASSAR, BKM–Wali Kota Makassar petahana Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto juga diwacanakan untuk berpaket dengan Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Provinsi Sulsel Irman Yasin Limpo. Meski Danny menjadi lawan tangguh None-panggilan akrab Irman Yasin Limpo pada Pilwali 2013 lalu, namun jika merujuk pada tiga hasil Pilbup di Kabupaten Tana Toraja, Luwu Utara dan Takalar, maka tak mustahil juga terjadi di Pilwali Makassar.
Di Pilbup Tana Toraja 2010 Viktor Datuan Batara yang pernah menempati posisi kedua dibawah Theofillus Allorerung rela menjadi wakil dari Nicodemus Biringkanae untuk posisi 02 pada Pilbup 2015 lalu. Sementara mantan calon Bupati M Thahar Rum juga rela turun menjadi calon wakil Bupati Luwu Utara dan maju bersama Indah Putri Indriyani. Demikian pula mantan calon Bupati Takalar H Ahmad Dg Se’re alias H De’de juga turun kasta menjadi wakil untuk Syamsri Kitta melawan pasangan petahana Burhanuddin Baharuddin yang tetap menggandeng Natsir Ibrahim.
Meski demikian, lebih banyak yang menilai jika paket Danny-None akan sulit terwujud. Pemerhati politik dari Indeks Politika Indonesia (IPI) Suwadi Idris Amir menilai jika potensinya sangat kecil, sebab None kapasitasnya Wali Kota,”Jadi berat jika Pak None mau jadi wakil,”ujar Suwadi, Senin (18/9).
Dijelaskan bila Danny cenderung mencari calon wakil yang betul-betul hanya siap jadi wakil, tidak manuver politik saat jadi wakil. “Untuk itu, yang lebih memungkinkan Danny dan None akan saling berhadapan di Pilwali nanti,”ucap Suwadi.
Dosen politik UIN Alauddin Dr Firdaus Muhammad juga sependapat dengan Suwadi bila peluangnya sangat kecil. “Kemungkinannya kecil karena None menyiapkan diri juga maju 01, justru peluangnya jadi rival. Keduanya juga bukan kader partai, sehingga keduanya berebut partai. None juga belum terang-terangan maju di Pilwali,”ujar Firdaus .
Pengamat politik Arief Wicaksono menilai jika peluang Danny berpaket dengan None tetap ada.
“Masih terbuka peluang, selama belum masuk tahapan KPU, saya kira banyak alternatif peluang. Apalagi di Makassar, tidak ada partai yang bisa mencalonkan kadernya sendirian, semuanya harus berkoalisi,”ujar Arief Wicaksono.
Nah, dengan posisinya sebagai incumbent, Danny sebenarnya punya keleluasaan menentukan calon wakilnya. Persoalannya, Danny Pomanto bukan elit parpol, makanya komunikasi politik beliau kepada parpol agak sulit akhir-akhir ini. “Jadi paket Danny-None bukan hal yang mustahil,”pungkasnya. (rif)
Pengamat: Paket Danny-None tak Mustahil
×

