SIDRAP, BKM — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Muhtadhafien Kabupaten Sidrap menggelar nonton bareng (Nobar) pemutaran film Gerakan 30 September.
Nobar atas inisiatif Koramil 05-1420 Watang Pulu dengan mengajak semua warga Kecamatan Watang Pulu di Lapangan Sepak Takraw kompleks Purnawirawan Polri Datae, Kelurahan Lawawoi, Kamis (21/9) malam.
Ketua LSM Muhtadhafien, Muh Ahlan mengatakan pentingnya pemutaran film tersebut karena munculnya imej negatif masyarakat jika fakta yang terjadi pada masa itu pihak PKI mencoba melakukan kudeta kepada negara ini atas perintah pimpinan TNI.
Apalagi dua tahun lalu, ketika ramai isu bahwa negara akan meminta maaf kepada PKI, plus adanya pengadilan dan gugatan yang digelar di Belanda, mengadili NKRI.
“Nah, isu ini yang akan diluruskan oleh Bangsa Indonesia. Bagaimana para petinggi TNI dibantai dan dibunuh dengan sadis demi tegaknya NKRI dan kedaulatan pancasila,”ungkap Ahlan.
Menurutnya, nonton bareng film ini, tambah dia, untuk menanamkan pendidikan dan edukasi sejarah perjalanan dalam berjuang bangsa ini di kalangan masyarakat terutama kalangan anak muda.
Sejauh ini, wawasan sejarah bangsa di kalangan anak muda mulai luntur dan sudah banyak yang tidak memahaminya lagi.
“Pemutaran film tentang kekejaman PKI tersebut agar masyarakat mengetahui sejarah sebenarnya tentang pergerakan PKI yang merongrong keutuhan NKRI saat itu. Saat ini terdapat oknum-oknum yang mencoba memutar balikkan sejarah,”lontar Ahlan.
Rencananya, pemutaran film ini akan berlanjut hingga 30 September dengan menyasar pelajar di sekolah-sekolah mulai SMP dan SMA disejumlah kecamatan.
Sementara, Danramil Watang Pulu Kapten Inf. Bakir, menambahkan pemutarana film ini diikuti kalangan masyarakat khususnya kalangan anak muda sehingga tidak mudah terkontimasi oleh hal-hal yang dapat memecah belah keutuhan bangsa.
(ady/C)

