MAKALE, BKM — Anggota DPRD Tana Toraja dari Fraksi Partai Demokrat Pantan Rante Allo menyesalkan sikap Pemkab yang tak memberikan perhatian serius terhadap balita penyandang disabilitas Andrean Mengallo. Andraen adalah keluarga kurang mampu anak dari Elizabeth.
Padahal, Bupati Nicodemus Biringkanae didepan Menkes RI Nila Djuwita F Moeloek pekan lalu dengan lantang menyampaikan kebijakannya “jangan biarkan rakyatku, sakit, lapar, bodoh dan miskin”.
”Tapi kenyataannya hanyalah nyanyian belaka,”ujar Pantan kepada BKM, Senin (25/9).
Menurut Pantan, Andrean justru tetangga kampung dimana Bupati Nico dibesarkan yakni Rembon. Rumah Andrean dengan kediaman Bupati hanya berjarak satu kilometer.
Bahkan Andrean sudah bertahun-tahun menderita penyakit hingga membuat tidak bisa bicara hingga kini kondisinya terus memburuk dan belum pernah mendapat bantuan dari Pemkab apalagi mendapatkan biaya pengobatan.
”Sangat disesalkan jika masih banyak masyarakat Tator berada dibawa garis kemiskinan,” tandasnya.
Karena itu dia meminta Bupati dan jajarannya membuka hati, terbuka dan mendengar keluhan dan jeritan rakyat termasuk memberikan fasilitas BPJS, ASKES dan Raskin bagi masyatakat yang miskin.
”Kami tegaskan agar masyarakat tidak perlu ragu dan segan menagih janji bupati,” tambahnya.
Elisabet ibu Andrean Mengallo saat dikonfirmasi BKM mengakui keluarganya berharap kepedulian dan perhatian pemerintah.
”Meskipun tetangga kampung dengan bupati tapi tidak satupun aparatnya apalagi bupati mendatangi sambangi kediaman kami, ”pungkas Elizabet (gus/C).

