MAMUJU, BKM — Sejumlah mahasiswa di Kabupaten Mamuju mendesak kepada Pemprov Sulbar untuk segera menyelesaikan konflik lahan yang ada di wilayah Provinsi Sulbar. Desakan itu dalam aksi unjukrasa yang berlangsung di kantor gubernur Sulbar dan DPRD Sulbar.
Para pengunjukrasa ini berasal dari berbagai elemen mahasiswa, seperti PMII Cabang Mamuju, GMKI Kabupaten Mamuju, FPPI Pimpinan Kota Mamuju serta sejumlah organisasi lembaga mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di daerah ini.
Kalangan mahasiswa di Mamuju ini juga mendesak pemerintah setempat untuk merealisasikan janjinya melaksanakan program reformasi agraria. Karena itu merupakan komitmen pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat.
Ketua Cabang PMII Mamuju, Wais Walkoni, menegaskan, sudah 10 tahunan pemerintah di Sulbar berkomitmen menyelesaikan konflik agraria dan mendorong program reformasi agraria. Namun hingga kini komitmen tersebut tidak ditepati. Sehingga mereka akan tetap mendesak agar itu diselesaikan.
Ia juga meminta agar seluruh kasus penyerobotan lahan milik masyarakat oleh perusahaan segera diselesaikan sesuai aturan yang berlaku. Mereka juga meminta agar kriminalisasi terhadap petani yang memperjuangkan tanahnya diselesaikan secara hukum. Dan pemerintah mesti berpihak kepada petani. (int)
Pemerintah Agar Berpihak ke Petani
×

